HANKAM  

Dandim Nganjuk Pimpin Pemakaman Jenazah (alm) Serda Sutiyo

Nganjuk – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0810/Nganjuk. Pasalnya pada hari ini salah satu anggota Kodim 0810/Nganjuk a.n. Serda Sutiyo dipanggil menghadap Tuhan YME, Sabtu ( 31/08/19 ). Serda Sutiyo yang sehari-hari menjabat sebagai Babinsa di Koramil 0810/16 Sukomoro meninggal dunia akibat serangan jantung.

Upacara persemayaman jenazah dilakukan di rumah duka di desa Putren kecamatan Sukomoro. Bertindak selaku Irup pada upacara tersebut adalah Dandim 0810/Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo. Sedangkan Dan Up dijabat oleh Danramil 0810/16 Sukomoro Kapten Inf Muhtar Isnaini.

Selesai persemayaman dilanjutkan pemakaman jenazah secara militer di TPU desa Putren dipimpin Dandim 0810/Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo. Dalam amanatnya Dandim 0810/Nganjuk mengatakan atas nama negara, Tentara Nasional Indonesia dan seluruh yang ditinggalkan, memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya disertai doa yang tulus. “ Semoga arwah almarhum dan jalan darma bakti yang ditempuh almarhum diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” kata Dandim 0810/Nganjuk dalam amanatnya.

Bacajuga  Sembilan Perwira Polres Nganjuk di Mutasi - srtv.co.id

“ Kepada keluarga yang ditinggalkan kami mendo’akan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kekuatan iman, ketabahan hati dalam menerima musibah ini,” tambah Dandim 0810/Nganjuk.

Prosesi pemakaman militer merupakan perwujudan dari penghormatan terakhir. Selain sudah menjadi tradisi yang dilakukan, prosesi ini juga untuk menghormati arwah para pahlawan maupun anggota TNI yang telah mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara. “ Oleh karena itu sudah seharusnya kita mengenang dan menghormati segala jasa-jasa almarhum sebagai panutan dalam mengemban tugas kepada negara dan bangsa,” ujar Dandim 0810/Nganjuk.

Upacara persemayaman hingga pemakaman jenazah almarhum Serda Sutiyo tersebut diikuti 1 SSK pasukan dari Kodim 0810/Nganjuk. Selain itu hadir pula Pa Staf, Danramil jajaran dan PNS Kodim 0810/Nganjuk serta puluhan penta’ziah lainnya. ( red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *