Ajal di Balik Rombongan Gerak Jalan, Rem Blong Truk Tangki Seruduk Pikap Satu Orang Tewas

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk saat mengamankan barang bukti kendaraan di Jalan Umum Desa Cepoko, Kecamatan Berbek, Nganjuk (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Jalan Umum Desa Cepoko, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk mendadak mencekam pada Selasa (11/8/2026).

Kecelakaan beruntun berdarah yang melibatkan tiga kendaraan tak terelakkan hingga merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian.

"Kecelakaan diduga karena rem truk tangki tidak berfungsi atau rem blong saat mencoba kembali ke jalurnya," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin.

Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ini bermula saat truk tangki air bernopol AG 8990 VL yang dikemudikan MSB (31) melaju dari arah selatan ke utara.

Saat melintas di lokasi, truk berusaha mendahului rombongan gerak jalan di belakang sebuah pikap L300 bernopol AG 8243 VJ yang dikendarai DN (53).

"Saat berbelok kembali ke jalurnya, bagian belakang pikap mendadak diseruduk oleh truk tangki tersebut dari belakang," lanjut Ipda Wahby menuturkan kronologi benturan pertama.

Benturan keras itu membuat truk dan pikap hilang kendali hingga terseret sejauh 28 meter ke depan. Naas, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda GL Max bernopol AG 3865 VAR yang dikendarai SMD (41), warga Berbek, hingga hantaman kedua tak dapat terhindarkan.

"Pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka robek yang cukup parah di bagian perut kanan," tegas Perwira Alumni Akpol 2025 tersebut.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Nganjuk untuk proses visum. Sementara itu, seluruh kendaraan yang terlibat telah disita petugas guna penyelidikan lebih lanjut.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru