Niat Bersihkan Lahan, Lansia di Blitar Tewas Terjebak Kobaran Api Kebun Bambu

Polisi saat melakukan olah TKP di Dusun Tuwuhrejo, Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar (Aziz/SRTV)
Polisi saat melakukan olah TKP di Dusun Tuwuhrejo, Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar (Aziz/SRTV)

BLITAR, SRTV.CO.ID – Nasib naas menimpa Murdi (81), seorang lansia warga Dusun Tuwuhrejo, Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Pria lanjut usia tersebut tewas terbakar saat berusaha memadamkan kobaran api yang membakar kebun bambu miliknya pada Jumat (25/9/2026).

"Iya, korban meninggal dunia. Diduga karena terjebak api tak bisa keluar dari area lahan," kata Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni.

Peristiwa tragis ini bermula ketika korban berangkat menuju kebun miliknya yang berjarak sekitar 20 meter di timur rumahnya. Korban diketahui membawa peralatan kebun beserta korek api untuk melakukan kebiasaannya membersihkan lahan.

"Korban memang memiliki kebiasaan membersihkan lahan kebun miliknya," ujar Aiptu Saiful Muheni.

Namun, sekitar pukul 09.30 WIB, istri korban yang berada di rumah mendadak mendengar suara gemertak bambu yang terbakar. Saat mendatangi sumber suara, saksi terkejut melihat kobaran api membesar dan mendapati suaminya sudah berada di tengah kepungan api.

"Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk bersama-sama memadamkan api, namun saat didekati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia terbakar," ungkap Kasi Humas Polres Blitar.

Petugas kepolisian bersama tim medis gabungan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Dari hasil pemeriksaan tim medis luar terhadap tubuh korban, ditemukan luka bakar berat di sekujur tubuh mulai dari muka, tangan, badan, hingga kaki," jelas Aiptu Saiful Muheni.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban terjatuh saat berupaya memadamkan kobaran api yang cepat membesar di area rimbun kebun bambu tersebut, sehingga membuatnya terjebak tanpa bisa menyelamatkan diri.

"Pihak kepolisian terus mendalami kejadian ini dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta pihak keluarga korban," tutur Aiptu Saiful Muheni.

Atas insiden tragis ini, pihak kepolisian memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di lahan terbuka selama musim kemarau.

"Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang. Selalu lakukan pengecekan, jauhkah bahan-bahan yang mudah terbakar dari api, dan di musim kemarau ini hindari kegiatan membakar sampah sembarangan," tegas Aiptu Saiful Muheni

#srtv, #srtvcoid, #beritablitar, #kebakaranblitar, #kesamben, #polresblitar, #peristiwablitar, #kebakaranlahan

Editor : SRTVRedaksi