Ajudan Bupati Sunu Wibowo yang Ditangkap KPK Ternyata Sosok Siswa Berprestasi saat di Sekolah

Ajudan Bupati Tulungagung : Dwi Yoga Ambal mengenakan rompi tahanan KPK
Ajudan Bupati Tulungagung : Dwi Yoga Ambal mengenakan rompi tahanan KPK

TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID – Nama Dwi Yoga Ambal kini tengah menjadi sorotan publik usai ditetapkan sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai ajudan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dirinya dituding menjadi eksekutor utama yang menagih uang pungutan dari 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk keperluan pribadi sang Bupati 

Berdasarkan keterangan resmi KPK, Dwi Yoga Ambal memiliki peran sentral dalam menagih dana yang ditargetkan mencapai Rp 5 miliar. Uang tersebut dikumpulkan dengan besaran berbeda dari masing-masing OPD, mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 2,5 miliar, dan dipergunakan untuk kebutuhan pribadi Bupati seperti membeli barang berharga hingga biaya pengobatan. 

Hingga proses pengamanan dilakukan, total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 2,7 miliar, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 335 juta diamankan langsung dari tangan korban saat kejadian. 

Ironisnya, di balik perannya dalam kasus hukum yang mengguncang pemerintahan Tulungagung ini, sosok Dwi Yoga Ambal ternyata dikenal sangat baik dan berprestasi semasa sekolah. Alumni MAN 2 Tulungagung angkatan 2014 ini dulunya merupakan siswa yang aktif, disiplin, dan menjadi panutan bagi banyak orang. 

Selama bersekolah, ia dikenal sebagai sosok yang gesit, pernah menjabat sebagai pengurus MPK, aktif dalam kepanitiaan sekolah, hingga menjadi atlet pingpong andalan yang sering mewakili sekolah di tingkat Kementerian Agama. 

Prestasi terbesarnya pun tercatat saat ia berhasil menjadi satu-satunya siswa dari sekolahnya yang lolos masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), sebuah pencapaian yang membuatnya dijadikan contoh dan idola bagi adik-adik kelasnya kala itu. 

Kini, masa lalu yang gemilang dan reputasi sebagai siswa teladan itu harus ternodai oleh kasus korupsi yang menjeratnya. 

Banyak teman dan alumni yang mengaku kaget dan kecewa melihat sosok yang dulunya dijadikan parameter kesuksesan ini harus berurusan dengan hukum dan terancam hukuman berat atas perbuatannya.

Editor : SRTVRedaksi