Nakhodai ICMI Nganjuk 2026–2030, Wakil Ketua I BAZNAS M Roissudin Siap Bawa Cendekiawan Muda Jadi Suluh Peradaban

Suluh Peradaban : Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk, Muhammad Roissudin secara aklamasi sebagai Ketua Umum ICMI Orda Nganjuk periode 2026-2030 di Aula BAZNAS Nganjuk (Dok. BAZNAS Nganjuk/SRTV)
Suluh Peradaban : Wakil Ketua I BAZNAS Nganjuk, Muhammad Roissudin secara aklamasi sebagai Ketua Umum ICMI Orda Nganjuk periode 2026-2030 di Aula BAZNAS Nganjuk (Dok. BAZNAS Nganjuk/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sejarah baru tercipta dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Nganjuk yang berlangsung khidmat di Aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Rabu (5/07/2026). 

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Muhammad Roissudin, secara aklamasi terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum ICMI Nganjuk untuk periode masa bakti 2026–2030.

"Saya meyakini kapasitasnya mampu melanjutkan roda Organisasi ini lebih transformatif dan Produktif," ujar Juwahir, Ketua Domisioner ICMI Orda Nganjuk, Kamis (16/7/2026)

Terpilihnya sosok yang saat ini tengah menempuh program Doktoral di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini dinilai sangat tepat. 

Sebagai praktisi filantropi Islam sekaligus akademisi, Muhammad Roissudin dianggap memiliki kombinasi yang kokoh antara kapasitas intelektual teoretis dan pengalaman praktis di lapangan dalam mengelola umat.

"Regenerasi itu sifatnya alamiah tetapi Produktivitas dan karya yang memberikan dampak kepada Umat itu lebih Utama," lanjut Juwahir menegaskan urgensi peran nyata ICMI ke depan.

Mantan Ketua KPUD Kabupaten Nganjuk tersebut menambahkan bahwa momentum Musda kali ini bukan sekadar prosesi formalitas pergantian estafet kepemimpinan. 

Lebih dari itu, regenerasi ini harus mampu menjawab tantangan zaman yang kian kompleks, khususnya dalam mendorong pembangunan daerah berbasis keilmuan dan menempatkan ICMI sebagai "suluh peradaban" yang menerangi arah kemajuan masyarakat di tengah krisis kepercayaan yang terjadi saat ini.

"Astaghfirullahal'aziim, Ini amanah yang sangat menantang, InsyaAllah Fokusnya pada memperluas akses Beasiswa Pendidikan, kolaborasi semua potensi untuk peradaban yang lebih produktif," tegas Muhammad Roissudin, Kamis (16/7/2026)

Dalam pemaparan visi kepemimpinannya, akademisi muda ini menekankan penguatan sektor pendidikan sebagai pilar utama dalam menyongsong bonus demografi. 

Ia berkomitmen menghadirkan program konkret berupa peningkatan akses beasiswa, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta membangun kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Kabupaten Nganjuk

Editor : SRTVRedaksi