Sadis.! Ternyata Anak Angkat Perempuan Jadi Eksekutor Gorok Leher Ayah di Kaloran, Pacar Bagian Menjatuhkan

Kedua terduga pelaku (anak angkat wanita dan pacarnya) saat diamankan oleh Satreskrim Polres Nganjuk setelah melarikan diri ke wilayah Sidoarjo. (Istimewa/SRTV)
Kedua terduga pelaku (anak angkat wanita dan pacarnya) saat diamankan oleh Satreskrim Polres Nganjuk setelah melarikan diri ke wilayah Sidoarjo. (Istimewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Aksi pembunuhan keji menggemparkan warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Korban bernama Gatot, yang tengah dalam kondisi sakit, secara sadis dihabisi oleh anak angkat perempuannya sendiri bersama sang kekasih.

Peran kedua pelaku tergolong sangat kejam. Pelaku wanita menjadi eksekutor utama yang menggorok leher korban, sementara pacarnya bertugas melumpuhkan korban.

"Ya benar, yang melakukan itu (gorok) pelaku cewek, kalau laki-laki menjatuhkan," ungkap Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi nekat sepasang kekasih ini dipicu oleh masalah asmara yang tidak mendapat restu, serta klaim sepihak pelaku yang menyebut korban kerap bertindak kasar. 

Namun, pengakuan tersebut berbanding terbalik dengan kesaksian warga sekitar yang menyebut selama ini korban dan istrinya, Mbak Tin, justru sangat memanjakan anak angkatnya itu.

Usai mengeksekusi korban secara sadis, pelaku sempat mengunci seluruh pintu rumah agar istri korban tidak bisa masuk setibanya dari tempat kerja. 

Jasad korban kemudian ditemukan terkubur secara tidak wajar di samping rumah, ditutupi tanah, gedebog pisang, hingga genting.

Pihak kepolisian bergerak cepat mengejar pelaku yang sempat melarikan diri. Keduanya berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Nganjuk di wilayah Sidoarjo hanya beberapa jam setelah jasad korban dievakuasi.

"Terduga pelaku baru diamankan dini hari, sehingga penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi, motif, serta mengumpulkan alat bukti," jelas Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif guna menyusun konstruksi hukum yang jelas, termasuk mendalami unsur perencanaan dalam pembunuhan tersebut. 

Kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor : SRTVRedaksi