Mas Handy Tantang Nakhoda Baru IDI Nganjuk Hadirkan Inovasi Nyata, Bukan Gebrakan Seremonial Saja

Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro bersama pengurus IDI Cabang Nganjuk terpilih periode 2026–2029 seusai prosesi pelantikan di Hotel Front One Nganjuk (Istinewa/SRTV)
Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro bersama pengurus IDI Cabang Nganjuk terpilih periode 2026–2029 seusai prosesi pelantikan di Hotel Front One Nganjuk (Istinewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Nganjuk bersiap memasuki babak baru yang penuh terobosan. Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, bersama Ketua GOW Kabupaten Nganjuk, dr. Widhi Nastiti Trihandy, secara resmi menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Nganjuk masa bakti 2026–2029 di Hotel Front One Nganjuk.

Dalam prosesi tersebut, dr. Fendy Hardyanto resmi dilantik mengemban amanah sebagai Ketua IDI Cabang Nganjuk yang baru, menggantikan dr. Arief Subyanto. Estafet kepemimpinan ini diharapkan membawa angin segar bagi dunia medis di Kota Bayu.

Menanggapi pelantikan ini, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Handy langsung menitipkan pesan kuat agar ritme kerja dan konsistensi organisasi tetap terjaga erat sejak hari pertama menjabat.

"Harapan saya semangatnya, spiritnya bukan hanya di awal-awal saja, tetapi bisa terus terjaga sampai akhir masa jabatan. Syukur-syukur bisa dua periode," ujar Mas Handy, Senin (13/7/2026).

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam acara ini sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat kolaborasi strategis bersama organisasi profesi.

Pemkab menilai, kekuatan besar IDI Nganjuk yang kini didukung oleh lebih dari 250 dokter aktif harus dioptimalkan demi mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Apapun program-program yang ingin Bapak dan Ibu sampaikan, Pemerintah Kabupaten Nganjuk siap mendukung. Harapan kita, program-program tersebut benar-benar mengena dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tegas Mas Handy.

Selain memberikan tantangan bagi pengurus baru, Mas Handy juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada mantan Ketua IDI Nganjuk, dr. Arief Subyanto.

Dedikasi luar biasanya selama dua periode memimpin terutama saat menakhodai organisasi melewati badai pandemi COVID-19 hingga dinamika regulasi Omnibus Law mendapat penghormatan tinggi dari pemerintah daerah.

 

Sebagai penutup, Mas Handy memberikan alarm keras agar pengurus baru langsung tancap gas membuat program kerja yang berdampak langsung, bukan sekadar formalitas di atas kertas.

"IDI Nganjuk ke depan jangan terjebak dalam kegiatan seremonial, melainkan aktif berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk menghadirkan transformasi digital serta inovasi nyata," pungkasnya.

Acara pelantikan ini ditutup dengan foto bersama yang menjadi simbol soliditas tenaga kesehatan di Nganjuk. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan, jajaran manajemen rumah sakit, serta perwakilan organisasi profesi mitra seperti PPNI, IBI, PDGI, dan IAI yang siap berjalan beriringan demi mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang lebih sehat, maju, dan bermartabat.

Editor : SRTVRedaksi