NGANJUK, SRTV.CO.ID – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menghadiri Peringatan Hari Lahir Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke-20 tingkat Kabupaten Nganjuk di Pendopo KRT Sosrokoesoemo. Acara dua dekade ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus PPDI Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Nganjuk yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua PPDI Jatim Sutoyo M. Muslih, Kepala Dinas PMD, serta perwakilan Bank Jatim.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Nganjuk, saya mengucapkan selamat Hari Lahir PPDI ke-20. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PPDI kecamatan yang hari ini telah dilantik dan dikukuhkan. Semoga amanah ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat," tutur Bupati Marhaen Djumadi dalam sambutannya, Ssbtu (11/7/2026).
Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut kemudian mengenang perjuangan panjang PPDI dalam menyuarakan aspirasi. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang harmonis antara organisasi dengan pemerintah daerah adalah kunci lahirnya kebijakan yang berpihak pada perangkat desa.
"Perangkat desa adalah organ yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Hampir seluruh persoalan yang ada di desa bermuara kepada perangkat desa. Karena itu, perangkat desa harus terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya agar mampu memberikan pelayanan terbaik," tegas Kang Marhaen.
Menghadapi era modern, Kang Marhaen menyoroti tantangan pemerintahan desa yang kian kompleks akibat perubahan regulasi dan pesatnya teknologi. Pihaknya mengaku telah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk terus memfasilitasi berbagai program pelatihan agar seluruh perangkat desa tidak gagap teknologi.
"Sekarang perangkat desa harus melek teknologi. Regulasi berubah sangat cepat sehingga kemampuan harus terus ditingkatkan. Saya sudah meminta Dinas PMD agar terus mengadakan pelatihan-pelatihan bagi perangkat desa, baik untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat silaturahmi, maupun menghadapi perkembangan digitalisasi pemerintahan," jelasnya gamblang.
Kang Marhaen berpesan agar PPDI terus menjaga keharmonisan hubungan kerja dengan Kepala Desa demi optimalnya pelayanan publik. Ia juga mendorong organisasi ini untuk mulai merambah sektor penguatan ekonomi internal, seperti pengembangan koperasi berkolaborasi dengan lembaga perbankan demi kesejahteraan anggota.
"Hak-hak perangkat desa terus kita perjuangkan, tetapi kewajiban yang paling utama adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Kunci pemerintahan desa yang kuat adalah harmoni antara perangkat desa dan kepala desa. Kalau hubungan itu baik, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik," imbuh orang nomor satu di Nganjuk tersebut.
Editor : SRTVRedaksi