Gara-Gara Puntung Rokok, Rumah Kosong di Tanjunganom  Nyaris Rata dengan Tanah

Petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Tanjunganom saat melakukan proses pendinginan di Perumahan Bumi Sidoharjo, Nganjuk (Ist/Mr Boni/SRTV)
Petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Tanjunganom saat melakukan proses pendinginan di Perumahan Bumi Sidoharjo, Nganjuk (Ist/Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sebuah rumah di Perumahan Bumi Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, hangus terbakar pada Jum'at (10/7/2026) siang. Insiden yang terjadi saat rumah dalam kondisi kosong ini diduga kuat dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk, Imam Ashari, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang kebetulan sedang melintas di depan rumah milik Ahmad Zuhair (28) tersebut sekitar pukul 14.30 WIB.

"Warga yang sedang melintas melihat kepulan asap yang berasal dari dalam rumah tersebut. Karena curiga, warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan sumber asap," ujar Imam Ashari saat dikonfirmasi mengenai kronologi awal kejadian.

Melihat kobaran api yang mulai membesar di dalam bangunan kosong itu, warga langsung panik dan berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar untuk melakukan penanganan awal.

Langkah cepat ini diambil demi mengantisipasi agar api tidak meluas ke area perumahan yang padat.

Salah seorang warga kemudian berinisiatif langsung mendatangi Kantor Pos Damkar Tanjunganom untuk melaporkan musibah tersebut secara resmi pada pukul 14.51 WIB.

"Setelah menerima laporan, petugas Pos Damkar Tanjunganom segera bergerak menuju lokasi kejadian dan melaksanakan upaya pemadaman," lanjut Imam Ashari.

Berkat respons cepat dari Anggota Siaga 1 Pos Tanjunganom yang tiba di lokasi pada pukul 15.12 WIB dengan mengerahkan Armada 06, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan.

Petugas yang dibantu perangkat desa dan warga sekitar bahu-membahu melokalisir api. Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai total pada pukul 15.43 WIB.

"Berkat respons cepat petugas dan bantuan warga sekitar, proses penanganan kebakaran dapat segera dilakukan guna mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya," pungkas Kepala Damkarmat Nganjuk tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran di siang bolong ini. Namun, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai kurang lebih Rp 50.000.000. Usai pemadaman, petugas juga memberikan edukasi dan himbauan kepada korban serta warga sekitar agar lebih waspada terhadap potensi pemicu kebakaran seperti puntung rokok dan instalasi listrik.

Editor : SRTVRedaksi