Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik, Dinas PPKB Nganjuk Gandeng Dewan hingga Akademisi di Forum Konsultasi Publik

Kepala Dinas PPKB Nganjuk Asti Widyartini, bersama Anggota DPRD Nganjuk Fauzi Irwana dan Marianto saat memimpin jalannya Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 di Aula Dinas PPKB Nganjuk (Mr Boni/SRTV)
Kepala Dinas PPKB Nganjuk Asti Widyartini, bersama Anggota DPRD Nganjuk Fauzi Irwana dan Marianto saat memimpin jalannya Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 di Aula Dinas PPKB Nganjuk (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 di Aula Dinas PPKB pada Rabu (8/7/2026). 

Agenda strategis ini dilaksanakan sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam melibatkan unsur masyarakat, akademisi, hingga legislatif guna mengoptimalkan mutu pelayanan publik di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

"Forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban kami sebagai penyelenggara pelayanan publik untuk mendengar langsung masukan dari masyarakat. Kami ingin memastikan program KB dan pengendalian penduduk di Nganjuk benar-benar tepat sasaran dan inklusif," ujar Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini

Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran kepala dinas terkait, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah, koordinator penyuluh KB, hingga perwakilan media dan LSM. 

Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang kaya bagi penyempurnaan kebijakan ke depan.

Anggota DPRD Nganjuk dari Fraksi Demokrat, Fauzi Irwana, yang turut hadir dalam forum tersebut memberikan catatan penting terkait sinergi di lapangan. 

"Pelayanan publik yang baik harus didukung oleh data yang akurat dan pendekatan yang humanis. Kami dari legislatif mendesak agar penyuluhan KB di tingkat desa lebih masif lagi, terutama dalam menekan angka stunting melalui ketahanan keluarga," tegas Fauzi.

Selain penguatan program di lapangan, aspek regulasi dan alokasi anggaran juga menjadi sorotan dalam diskusi yang berlangsung dinamis ini. Anggota dewan dituntut untuk mengawal agar hasil dari konsultasi publik ini dapat diakomodasi dalam kebijakan daerah yang lebih luas.

Senada dengan hal tersebut, Marianto, Anggota DPRD Nganjuk dari Fraksi PDI Perjuangan, menekankan pentingnya keterlibatan sektor pendidikan dan pemuda yang tercantum dalam daftar undangan forum ini.

"Pelibatan kampus, sekolah, dan organisasi seperti Forum Genre serta Saka Kencana ini sudah sangat tepat. Investasi terbaik bagi pengendalian penduduk adalah dengan mengedukasi generasi muda sejak dini mengenai perencanaan keluarga," ungkap Marianto.

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama sebagai komitmen untuk mengawal hasil penataan pelayanan publik di Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk.

Editor : SRTVRedaksi