Pencarian Hari Kedua Berbuah Duka, Remaja yang Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo Desa Betet (Dok. SAR/ SRTV)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo Desa Betet (Dok. SAR/ SRTV)

BOJONEGORO, SRTV.CO.ID — Upaya pencarian remaja yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua pencarian, Rabu (24/06/2026). Korban bernama Ahmad Alfan Robi (18), warga Desa Kuncen, Bojonegoro, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB dan kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ungkap Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya saat memberikan keterangan resminya.

Penemuan jasad pemuda tersebut mengakhiri operasi pencarian intensif yang telah dilakukan sejak hari pertama korban dilaporkan hilang saat berenang. 

Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi begitu posisi korban berhasil diidentifikasi di permukaan air.

"Korban ditemukan kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya kemarin pagi," imbuh Nanang menjelaskan titik penemuan korban yang tidak jauh dari lokasi awal musibah.

Keberhasilan operasi SAR ini tidak lepas dari sinergi kuat dan kolaborasi apik di lapangan. Berbagai unsur terlibat aktif dalam proses pencarian, mulai dari Basarnas melalui Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Bojonegoro, Polsek Padangan, Koramil Padangan, MDMC Bojonegoro, dan LPBNU.

Relawan lain seperti, Relawan PSHT, KMC Cepu, Rescue 99 Cepu, Kamboja Rescue Cepu 2, Exalos Cepu, Elang Bengawan Rescue, RAPI, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu menyisir aliran sungai.

Editor : SRTVRedaksi