Korsleting Motor Thunder Saat Kuras Bensin, Rumah Warga di Nganjuk Hangus Terbakar

Petugas Dinas Damkarmat Nganjuk saat berjibaku memadamkan sisa api yang menghanguskan rumah di Jl. Panglima Sudirman, Nganjuk (ist/SRTV)
Petugas Dinas Damkarmat Nganjuk saat berjibaku memadamkan sisa api yang menghanguskan rumah di Jl. Panglima Sudirman, Nganjuk (ist/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Nasib apes menimpa Agus Riadi (55), warga Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Nganjuk. Rumah beserta empat unit sepeda motor miliknya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (23/5/2026) malam. 

Insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh percikan api dari sepeda motor yang menyambar kucuran bensin.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk, Imam Ashari, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa petugas langsung bergerak cepat begitu menerima laporan warga.

"Kami menerima laporan masuk sekitar pukul 22.53 WIB. Anggota dari Mako dan Pos Rejoso langsung meluncur ke lokasi dan tiba dalam waktu 7 menit. Pemadaman total beserta pembasahan baru selesai sekitar pukul 00.15 WIB," ujar Imam Ashari saat dikonfirmasi, Rabu (24/5/2026).

Kronologi kejadian bermula ketika salah satu Agus tengah menguras bensin dari keran tangki sepeda motor Suzuki Thunder. Namun nahas, saat bensin dialirkan, posisi kunci kontak motor dilaporkan masih dalam keadaan menyala (On). 

Diduga terjadi korsleting listrik, percikan api seketika menyambar bensin dan dengan cepat membesar hingga merembet ke bangunan rumah.

Regu penyelamat yang bertugas di lapangan mengimbau masyarakat untuk selalu mematikan total kendaraan saat melakukan pengisian atau pengurasan bahan bakar.

"Seketika sepeda motor terbakar hebat dan menjalar ke bagian teras, ruang tamu, hingga ruang tengah rumah korban yang berukuran 7 x 10 meter. Selain bangunan, ada empat unit motor yang ikut hangus terbakar," jelas Joko, perwakilan Regu Rejoso yang bertindak sebagai pelapor kegiatan pemadaman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. 

Proses pemadaman semalam berlangsung kondusif berkat kerja sama solid antara Anggota Siaga 1 dan 2 Mako & Rejoso, BPBD, Polsek Nganjuk, Koramil Nganjuk, perangkat desa, serta warga setempat.

"Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 75.000.000. Kami meminta masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas dengan bahan bakar yang mudah menyala," pungkas Joko

Editor : SRTVRedaksi