Kunjungi Nganjuk, Zulhas Beberkan Program Kerakyatan Prabowo dari KDKMP hingga MBG

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Forkopimda sambut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Zulhas), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nganjuk pada Minggu (25/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia membeberkan berbagai program kerakyatan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. 

"Program kerakyatan Bapak Presiden Prabowo luar biasa. KDMP itu bukan warung, bukan supermarket. Kopdes ini untuk menyalurkan bantuan-bantuan pemerintah yang disubsidi," ungkap Menko Zulhas saat memberikan keterangan di Nganjuk.

Program kerakyatan yang disoroti meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui koperasi desa ini, penyaluran berbagai subsidi pemerintah dipastikan akan menjadi jauh lebih tepat sasaran.

"Kenapa melalui kopdes? Agar tidak kena tengkulak. Jadi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan barang-barang bersubsidi. Untuk menolong dan melindungi masyarakat desa," paparnya, menjelaskan fungsi strategis koperasi dalam melindungi warga dari rantai distribusi yang panjang.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dijalankan sebagai bentuk nyata pengamalan amanat Undang-Undang Dasar 1945, di mana negara hadir untuk memelihara dan memperhatikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Jadi, program kerakyatan adalah program untuk mengangkat taraf hidup rakyat," tandas Menko Zulhas, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam rangkaian kunjungannya di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Menko Zulhas turut menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada para ibu-ibu dan pengemudi ojek online, serta memberikan santunan bagi anak-anak yatim.

"Jadi bantuannya berupa beras 30 kilogram, untuk desil 1 sampai 4. Mulai Oktober, November, Desember. Jumlahnya 33,2 juta orang se Indonesia. Totalnya 1 juta ton," pungkasnya merinci alokasi bantuan sosial pangan yang disalurkan akhir tahun ini.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru