NGANJUK, SRTV.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Zulhas), melakukan kunjungan kerja untuk menyalurkan bantuan pangan di Balai Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Minggu (25/10/2025).
Kedatangan Menko Zulhas didampingi oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan disambut hangat oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta jajaran Forkopimda.
"Bapak-bapak, ibu-ibu apa kabarnya. Terima kasih, Nganjuk ini kabupaten terbaik se Indonesia. Bupatinya Pak Marhaen. Lebih marhaen dari marhaen," ujar Menko Zulhas mengawali sambutannya di hadapan warga yang menyambut antusias.
Program penyaluran bantuan pangan dari pemerintah ini diprioritaskan untuk menjangkau masyarakat yang masuk dalam kategori kesejahteraan desil 1 hingga 4. Bantuan tersebut dijadwalkan cair secara berturut-turut mulai bulan Oktober hingga Desember tahun ini.
"Jadi bantuannya berupa beras 30 kilogram, untuk desil 1 sampai 4. Mulai Oktober, November, Desember. Jumlahnya 33,2 juta orang se Indonesia. Totalnya 1 juta ton," beber Menko Zulhas merinci data penerima manfaat secara nasional.
Selain bantuan reguler, pemerintah juga mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran dengan melakukan penetrasi pasar secara langsung agar masyarakat tetap dapat mengakses beras berkualitas dengan harga terjangkau.
"Nah, ini lagi musim kemarau, harga beras naik, ibu-ibu teriak. Yang di pasar Rp15.000, dijual oleh kita, oleh pemerintah Rp12.500. Jadi, kalau ibu-ibu berat, ambil aja beras SPHP. Sama bagusnya, Rp12.500 per 1 kilogram," terang dia menjelaskan solusi alternatif bagi warga.
Dalam rangkaian acara tersebut, penyerahan bantuan secara simbolis turut dibagikan kepada para ibu rumah tangga, pengemudi ojek online, serta santunan khusus bagi anak-anak yatim di wilayah setempat.
Aksi sosial ini turut melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, Bupati Nganjuk, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga Kepala Bulog Cabang Nganjuk.
Editor : SRTVRedaksi