PAMEKASAN, SRTV.CO.ID – Kodim 0826/Pamekasan resmi menutup rangkaian Operasi Katarak Gratis dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Rumah Sakit Larasati, Jalan Mandilaras, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (5/8/2026).
Program kemanusiaan ini hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu yang mendambakan pemulihan kesehatan penglihatan.
"Operasi katarak ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD kepada masyarakat. Kami ingin membantu warga yang mengalami gangguan penglihatan agar dapat kembali melihat dengan lebih baik, beraktivitas secara normal, serta meningkatkan kualitas hidup mereka bersama keluarga," kata Kasdim 0826/Pamekasan, Mayor Arm Junaidi. Jumat (7/8/2026)
Antusiasme masyarakat tergolong sangat tinggi selama pelaksanaan kegiatan. Dari total 216 peserta yang mengikuti alur pemeriksaan biometrik mata, sebanyak 160 pasien dinyatakan memenuhi syarat medis dan berhasil dioperasi.
Secara keseluruhan, tim medis profesional menangani sebanyak 174 mata melalui sinergi Kodim 0826/Pamekasan, Dandenkesyah Surabaya, Dinas Kesehatan Pamekasan, RS Larasati, dan Yayasan Lentera Mata Indonesia.
"Melihat besarnya kebutuhan masyarakat, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Kehadiran TNI harus mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan di bidang kesehatan," tegas Mayor Arm Junaidi menambahkan.
Seluruh pasien mendapatkan perawatan yang komprehensif mulai dari pemeriksaan awal, terapi obat, penindakan operasi, hingga edukasi perawatan pascaoperasi. Kehadiran program gratis ini dirasakan langsung dampaknya oleh warga, khususnya mereka yang selama ini terkendala biaya pengobatan mata.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0826/Pamekasan, TNI AD, tim dokter, RS Larasati, dan seluruh pihak yang memberikan kesempatan ini. Alhamdulillah, sekarang penglihatan saya jauh lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu," ungkap salah satu warga peserta operasi dengan penuh haru.
Editor : SRTVRedaksi