NGANJUK, SRTV.CO.ID – Puluhan anggota TNI dari Kodim 0810 Nganjuk bahu - membahu bersama warga Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, memindahkan patung asli pahlawan buruh Marsinah. Aksi kemanunggalan ini dilakukan untuk menyelamatkan simbol perjuangan tersebut yang sebelumnya hanya tergeletak tak terawat di lahan kosong dekat Gedung KDMP, Rabu (08/04/2026).
"Untuk rencana relokasi sudah disetujui pihak desa, akan dipasang di pintu masuk makam pahlawan Marsinah," jelas Budi Santoso Ketua DPC F-Hukatan KSBSI Nganjuk.
Proses pemindahan berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi. Puluhan personil mengangkut patung berwarna kuning emas itu menyusuri area perkebunan. Meski medan yang dilalui tidak selalu rata, kebersamaan antara aparat dan masyarakat sangat terasa dalam upaya merawat situs bersejarah tersebut.
"Kami berharap kesepakatan yang sudah ada segera ditindaklanjuti, agar simbol perjuangan Marsinah bisa kembali berdiri tegak dan terhormat di tempat yang semestinya," pungkasnya.
Patung yang kini disimpan sementara di dalam Gudang Koperasi Merah Putih Desa Nglundo ini merupakan karya seni yang dibangun atas dasar kesepakatan dan dukungan keluarga almarhumah sejak tahun 2013 silam.
Sesuai rencana, patung bersejarah ini nantinya akan dipasang permanen di pintu masuk makam sang pahlawan buruh di TPU Nglundo.
Keberadaan patung ini bukan sekadar benda seni, melainkan simbol perlawanan dan tuntutan keadilan bagi kaum buruh yang harus terus dijaga dan dihormati.
Reporter : Zaki Mawardi
Editor : SRTVRedaksi