Protes Tanam Pisang di Jalan Berbuah Manis, Wakil Ketua DPRD Nganjuk Pastikan Rp 400 Juta Untuk Perbaikan

Tinjau : Wakil Ketua DPRD Nganjuk Endah Sri Murtini Saat Meninjau Jalan Rusak ditanami pisang di Dusun Tempel Desa Ngronggot (Boniman)
Tinjau : Wakil Ketua DPRD Nganjuk Endah Sri Murtini Saat Meninjau Jalan Rusak ditanami pisang di Dusun Tempel Desa Ngronggot (Boniman)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Aksi protes unik warga Dusun Tempel, Desa Ngronggot, yang menanam pohon pisang di badan jalan rusak pada Selasa (7/4/2026) akhirnya membuahkan hasil. Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Endah Sri Murtini, langsung turun meninjau lokasi pada Rabu (8/4/2026) dan memastikan alokasi anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 400 juta segera direalisasikan dengan memprioritaskan wilayah tersebut. 

"Jadi sekaligus saya ingin meluruskan bahwa ini memang lagi viral penanaman pohon pisang ini. Dan saya lihat ternyata yang ditanam itu bukan yang lubang, nggak lubang pun ditanam. Berarti kan protesnya sudah sangat-sangat keras," ujar Endah Sri Murtini saat memberikan penjelasan kepada warga.

Politikus Partai Demokrat tersebut mengakui adanya miskomunikasi terkait informasi anggaran yang menyebabkan warga melakukan aksi tersebut. Ia pun mengapresiasi cara warga menyampaikan aspirasi yang dianggap tidak anarkis, namun pesannya sangat tersampaikan dengan jelas.

"Jadi intinya ini masalah miskomunikasi karena telatnya kita menyampaikan sehingga warga aksinya seperti ini. Tapi kami juga mengucapkan terima kasih bahwa cara warga menyampaikan hal seperti ini tidak se-anarkis yang lain," tambahnya. 

Dalam kesempatan tersebut, ia membeberkan rincian anggaran yang sudah disiapkan. Untuk ruas jalan menuju makam telah dialokasikan dana sebesar Rp 200 juta melalui Pokok Pikiran (Pokir) tahun 2026. Sementara untuk jalan utama di depan, ia berjanji akan melakukan pergeseran anggaran agar perbaikan bisa segera dilakukan menjelang event Nyadran dan kegiatan kesenian.

"Jadi Pokir kami yang ada di Dapil saya di Kertosono atau dari Prambon nanti akan kita geser prioritaskan untuk di sini. Tapi harapannya teman-teman yang saya geser juga bisa paham bahwa di sini memang butuh perhatian lebih ekstra daripada yang lain," jelasnya. 

Lebih lanjut Endah menjelaskan bahwa mekanisme pergeseran anggaran tersebut sudah dikomunikasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta akan dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati. Total anggaran yang siap digelontorkan untuk perbaikan jalan di lokasi tersebut mencapai Rp 400 juta.

"Jadi untuk ruas jalan makam ini penganggarannya sudah clear masuk ke APBD induk 2026 senilai Rp 200 juta. Kemudian yang di depan nanti, Rp 200 juta itu akan kita switch (alihkan). Nanti kami akan koordinasi dengan PU dan juga akan matur ke Mas Wabup dan juga Pak Bupati bahwa ini kita lukir ke sini," pungkasnya. 

 Reporter : Boniman

Editor : SRTVRedaksi