JOMBANG, SRTV.CO.ID – Niat hati hendak beristirahat sejenak usai meninjau lokasi sebidang lahan di kawasan pegunungan Wonosalam, Kabupaten Jombang, justru berujung duka. Seorang pria asal Kota Surabaya berinisial FS (60) dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di sebuah kamar villa pada Minggu (13/9/2026) siang.
"Sebelumnya FS bersama rekannya datang untuk mengecek lahan, kemudian mampir untuk beristirahat karena merasa kelelahan," ucap Kapolsek Wonosalam, Iptu Aspio Tri Utomo saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, peristiwa tragis ini terjadi di Villa Kampung City, Dusun Pucangrejo, RT 06/RW 02, Desa Pucangrejo, Kecamatan Wonosalam sekitar pukul 13.15 WIB.
Korban diketahui datang berboncengan sepeda motor bersama rekannya, Kasiani (57), warga Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri sejak pukul 10.00 WIB.
"Setelah keluar dari kamar mandi, FS hendak rebahan di tempat tidur. Namun tiba-tiba ia mengalami lemas dan kemudian diketahui sudah meninggal dunia," papar Iptu Aspio menerangkan kronologi kejadian.
Kapolsek menjelaskan, sesampainya di villa sekitar pukul 13.00 WIB, korban sempat beristirahat sejenak sebelum akhirnya pergi ke kamar mandi.
Tak berselang lama usai keluar dari kamar mandi, tubuh korban mendadak melemah hingga akhirnya tak bernyawa saat berusaha berbaring di atas tempat tidur.
"Untuk dugaan penganiayaan nihil," tegas Iptu Aspio saat dikonfirmasi mengenai hasil pemeriksaan awal fisik korban.
Pihak kepolisian memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Selain itu, petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) juga tidak menemukan obat-obatan medis maupun barang mencurigakan lainnya yang berkaitan dengan kondisi kesehatan warga Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya tersebut.
"FS saat ditemukan keluar keringat dingin. Untuk penyebab kematian yang jelas ya dokter, namun sampai saat ini kita masih menunggu keluarganya," jelas Kapolsek.
Saat ini jenazah FS telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk penanganan dan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
"Masih menunggu untuk hasilnya," pungkas Iptu Aspio.
Editor : SRTVRedaksi