Gandeng Bulog dan DPR RI, Bupati Nganjuk Pasok Bantuan Beras Bagi Ribuan KPM

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi secara simbolis menyerahkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada salah satu warga penerima manfaat di Desa Babatan, Kecamatan Patianrowo (Ist/SRTV)
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi secara simbolis menyerahkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada salah satu warga penerima manfaat di Desa Babatan, Kecamatan Patianrowo (Ist/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID -Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa 10 kilogram beras gratis kepada 1.594 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Babatan, Kecamatan Patianrowo.

Langkah ini ditinjau langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati dan Pimpinan Wilayah Perum BULOG Jawa Timur.

"Bantuan pangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya golongan kurang mampu, sekaligus menjaga kestabilan harga di tengah tantangan cuaca saat ini," kata Kang Marhaen, Jumat (11/9/2026)

Program penanganan dampak iklim global ini mentargetkan total 201.543 KPM yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

Penyaluran beras diharapkan mampu memperkuat konsumsi pangan harian warga sekaligus membendung laju kenaikan harga bahan pokok pasar lokal akibat gangguan musim panen.

"Bantuan beras ini tidak hanya memberikan dukungan terhadap kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga beras di tengah adanya ancaman musim kemarau ekstrem," tambah Bupati Nganjuk.

Di samping membagikan stok beras pemerintah, Kang Marhaen turut mengingatkan pentingnya langkah mandiri dalam menjaga ketahanan pangan skala rumah tangga.

Pergeseran musim tanam akibat dinamika iklim global memerlukan antisipasi langsung dari tingkat desa hingga unit keluarga.

"Kami mendorong warga mulai memanfaatkan lahan atau pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman pangan pendamping," ajak Kang Marhaen.

Pemanfaatan pekarangan rumah dinilai sebagai strategi paling sederhana dan fleksibel untuk mengamankan ketersediaan gizi keluarga secara mandiri.

Melalui integrasi penyaluran bantuan pangan dan kesiapan mandiri warga, Pemkab Nganjuk optimistis dapat menjaga daya beli serta ketahanan pangan daerah dari potensi krisis.

"Pemanfaatan pekarangan dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan manfaat bagi ketahanan pangan keluarga. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, kegiatan tersebut juga menjadi upaya antisipatif menghadapi perubahan kondisi musim," jelasnya.

Editor : SRTVRedaksi