NGANJUK, SRTV.CO.ID - Seorang nenek berusia 84 tahun di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, menjadi korban penipuan hingga kehilangan kalung emas senilai Rp9,4 juta.
Pelaku berinisial RP (35) melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi petugas penyalur bantuan beras dan minyak goreng.
"Terduga pelaku berhasil diamankan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang yang datang ke rumah dengan menawarkan bantuan atau mengaku sebagai petugas," ujar Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan.
Peristiwa ini bermula saat pelaku mendatangi rumah korban, Paniyem, di Dusun Jurangjero, Desa Jaringreges. Pelaku membujuk korban melepas kalung emasnya dengan dalih formalitas foto dokumentasi penerima bantuan.
"Korban yang tidak menaruh curiga kemudian melepas kalung tersebut. Setelah itu, korban diminta mengambil air minum ke dapur. Namun, saat korban kembali, terduga pelaku sudah tidak berada di rumah dan kalung emas milik korban juga ikut dibawa kabur," terang Kapolsek Pace AKP Pujo Santoso.
Usai menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Pace bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku beserta sejumlah barang bukti pendukung.
"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, terduga pelaku berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut," jelas AKP Pujo Santoso.
Barang bukti yang disita petugas antara lain nota pembelian emas, pakaian yang digunakan pelaku, serta satu unit mobil sewaan Toyota Calya warna merah.
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 492 KUHP tentang penipuan.
"Jika menemukan hal yang mencurigakan, masyarakat dapat segera menghubungi kepolisian atau layanan Call Center 110," imbau AKP Pujo Santoso
Editor : SRTVRedaksi