NGANJUK, SRTV.CO.ID – Warga Desa Wates, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk mendadak geger pada Sabtu (4/7/2026) siang. Sesosok mayat laki-laki ditemukan terbujur kaku di area persawahan milik warga setempat.
Korban belakangan teridentifikasi sebagai SH (38), seorang buruh angkut bawang merah asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, yang sempat dilaporkan hilang misterius oleh keluarganya sejak tiga hari lalu.
Pihak kepolisian dari Polres Nganjuk langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan dari warga dan koordinasi lintas polsek.
"Piket SPKT Bersama Piket Inafis mendapat Laporan dari Polsek Warujayeng bahwa ada Penemuan mayat di area Persawahan masuk Desa Wates Tanjunganom, setelah mengecek ke lokasi dan ternyata benar," ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi, Sabtu (4/7/2026) sore.
Berdasarkan data yang dihimpun, petaka ini bermula pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Saat itu, pria kelahiran 11 April 1985 tersebut pamit kepada istrinya untuk bekerja di rumah sang majikan di Desa Karangsemi, Kecamatan Gondang. Korban berangkat mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter berwarna hitam.
Namun, kecemasan mendalam mulai melanda keluarga karena hingga malam tiba, korban tak kunjung pulang dan ponselnya tidak dapat dihubungi. Setelah upaya pencarian mandiri ke berbagai tempat tidak membuahkan hasil, pihak keluarga yang didampingi perangkat desa akhirnya resmi melayangkan laporan orang hilang ke Polsek Prambon.
"Sampai dilaporkan yang bersangkutan belum pulang, selanjutnya pihak keluarga sudah berusaha untuk mencari dan sampai saat ini belum juga diketemukan, sehingga pihak keluarga merasa khawatir dan melaporkan kejadian tersebut," lanjut AKP Fadjar.
Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, kabar hilangnya bapak satu anak ini ternyata sempat viral dan menyita perhatian netizen di media sosial Facebook. Keponakan korban melalui akun bernama Poppy sempat mengunggah foto dan detail mencolok kendaraan korban demi meminta bantuan informasi dari warga Nganjuk.
Dalam unggahan yang menyentuh hati tersebut, Poppy menuliskan kekhawatiran keluarga lantaran korban sempat memberi kabar sedang di jalan (otw) pulang sebelum akhirnya hilang kontak.
"Om ku Ket tgl 1 jam 8 an nggak ada kabar padahal habis ngabarin otw pulang. Sampek 3 hari ini belum pulang dan belum ada kabar. Info terakhir sempat ada yg melihat di area banjaranyar. sepeda e ciri2 ne Jupiter tapi pake knalpot Tiger," tulis akun Poppy dalam unggahan Facebook-nya sebelum korban ditemukan.
Sayang, harapan pihak keluarga untuk melihat korban pulang dengan selamat harus pupus. Jasad pria asal Dusun Jambe tersebut justru ditemukan terbujur kaku di pinggir jalan persawahan milik Siti Rofi'ah di Desa Wates, Tanjunganom lokasi yang tidak jauh dari wilayah Banjaranyar, tempat terakhir kali ia terlihat oleh warga.
Hingga berita ini diturunkan, misteri di balik kematian korban masih diselimuti teka-teki. Pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau penyebab medis lainnya.
Guna proses penyelidikan dan identifikasi medis lebih mendalam (visum/autopsi), jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Nganjuk..
Editor : SRTVRedaksi