NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sebuah mobil pengangkut tahu bulat dengan nomor polisi E 8579 YW mengalami kebakaran saat melintas di wilayah Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, pada Selasa (18/8/2026) siang.
Peristiwa berawal ketika kendaraan yang dikemudikan oleh Tedi Yanuar (47), warga Kota Banjar, Jawa Barat, melaju dari arah Kediri menuju Nganjuk untuk melakukan perbaikan kendaraan di bengkel terdekat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, mengonfirmasi bahwa laporan musibah kebakaran tersebut masuk ke Mako Call Center Damkarmat pada pukul 12.46 WIB.
"Setelah menerima informasi dari warga, petugas siaga dari Pos Tanjunganom beserta Armada 05 langsung meluncur cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta mengamankan area," ujar Imam Ashari saat memberikan keterangan, Selasa (18/8/2026).
Api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang mobil saat melintas di jalur Prambon. Tedi Yanuar yang menyadari adanya kobaran api langsung berusaha memadamkan si jago merah secara mandiri.
Beruntung, warga sekitar yang sigap langsung membantu memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebelum kobaran menjalar lebih luas ke seluruh badan kendaraan.
Imam Ashari menambahkan, sesampainya personel Damkarmat di lokasi pada pukul 12.59 WIB, kobaran api utama telah berhasil ditenangkan oleh kesigapan warga.
"Petugas kami di lapangan segera melakukan penyisiran, pengecekan menyeluruh, hingga pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi sisa titik api atau potensi api yang dapat menyala kembali," tuturnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, pengemudi mobil mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan akibat berupaya memadamkan api yang membakar kendaraannya. Kerugian materiil akibat insiden tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 1 juta
Mengenai pemicu utama kebakaran, Imam Ashari menjelaskan bahwa dugaan sementara berasal dari gangguan sistem kelistrikan pada kendaraan korban.
"Berdasarkan hasil asesmen dan keterangan dari pemilik kendaraan, kebakaran diduga kuat dipicu akibat korsleting pada sistem kelistrikan audio mobil," jelas Imam Ashari.
Proses penanganan di lokasi berjalan lancar berkat kolaborasi sinergis antara Tim Damkarmat Pos Tanjunganom, anggota Koramil Prambon, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Penanganan dan pengecekan area dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 13.25 WIB dalam kondisi cuaca cerah berangin.
Imam Ashari kembali mengimbau kepada seluruh pengendara dan masyarakat Nganjuk agar senantiasa rutin mengecek kondisi kelistrikan kendaraan.
"Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa sistem kelistrikan kendaraan secara berkala dan selalu menyediakan APAR di dalam mobil sebagai langkah antisipasi dini pencegahan kebakaran," pungkasnya.
Editor : SRTVRedaksi