Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Bagor Hangus Terbakar, Dua Orang Alami Luka Bakar

Petugas Damkarmat Nganjuk berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan pada rumah warga yang terbakar di Desa Bagor Kulon,  Bagor, Nganjuk (TL/SRTV)
Petugas Damkarmat Nganjuk berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan pada rumah warga yang terbakar di Desa Bagor Kulon,  Bagor, Nganjuk (TL/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik Restu Eko Pribadi (47) di RT 004 RW 001 Desa Bagor Kulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat siang (2/10/2026).

Peristiwa yang mendadak ini sempat menggemparkan warga sekitar hingga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar serta kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan pada instalasi listrik.

"Laporan masuk ke Call Center Damkar Nganjuk tepat pukul 12.00 WIB. Begitu menerima informasi, tim siaga armada dari Mako Damkarmat langsung kami luncurkan menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 12.10 WIB," ujar Imam Ashari Jumat (2/10/2026) Sore.

Berdasarkan kronologi di lapangan, kejadian pertama kali diketahui oleh Ibu Endang yang saat itu berada di luar rumah. Ia mendapati kepulan asap tebal keluar dari dalam bangunan.

Setelah diperiksa, kobaran api ternyata sudah membesar dan membakar kasur di area kamar tidur. Spontan, ia berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun, kencangnya hembusan angin membuat si jago merah justru makin cepat membesar, sehingga warga memutuskan untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Imam Ashari menambahkan, kondisi cuaca yang cerah dan berangin di lokasi sempat menjadi tantangan tersendiri bagi personel dalam melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke pemukiman padat warga.

"Melihat eskalasi api yang cukup cepat, personel meluncurkan Armada 03 dan Armada 06 Mako Damkarmat dengan dukungan penuh anggota siaga untuk bertindak cepat. Penanganan difokuskan pada pemadaman serta pembasahan secara menyeluruh," jelasnya.

Penanganan intensif dari petugas Damkarmat yang dibantu anggota Polsek Bagor, perangkat desa, serta masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil.

Api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 13.20 WIB setelah penanganan berlangsung selama lebih dari satu jam.

"Dalam insiden ini tercatat ada dua orang korban luka bakar yang langsung mendapatkan penanganan. Sementara untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200 juta, di mana barang berharga seperti 1 unit sepeda motor dan 2 unit sepeda ontel ikut terbakar di dalam rumah," tutur Imam Ashari.

Pasca pemadaman, petugas lapangan melakukan pendataan, analisis lokasi, serta memberikan sosialisasi pentingnya kewaspadaan musibah kebakaran kepada masyarakat desa.

Imam Ashari mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk senantiasa mengecek kelaikan instalasi listrik di rumah masing-masing dan berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran.

"Kami tidak bosan-bosannya mengingatkan warga untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan alat elektronik guna mencegah korsleting listrik. Selain itu, hindari pembakaran sampah sembarangan terutama saat kondisi cuaca berangin seperti sekarang," imbau Imam Ashari mengakhiri keterangannya.

Editor : SRTVRedaksi