Duduk di Belakang Sopir, Ibu Ini Saksi Detik-Detik Bus Sugeng Rahayu Hantam Truk hingga Nyemplung Sungai di Bagor

Para korban mendapat perawatan medis di IGD RSUD Nganjuk, kebanyakan korban mengalami luka ringan (SRTV)
Para korban mendapat perawatan medis di IGD RSUD Nganjuk, kebanyakan korban mengalami luka ringan (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kecelakaan hebat yang melibatkan Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7571 UP dan sebuah Truk Fuso bernopol S 9687 UR di Jembatan Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (4/7/2026) siang, menyisakan cerita mencekam bagi para penumpang. Akibat benturan keras tersebut, armada bus sampai terbalik dan terjun bebas ke dalam sungai di bawah jembatan.

"Busnya itu enggak mau minggir di sisi kiri. Langsung nerobos dari arah kanan gini lho. Lah, dari arah berlawanan itu ada truk. Langsung banting setir press gitu masuk ke kali (sungai), nabrak pembatas," ujar Nurul (32), salah satu penumpang di IGD RSUD Nganjuk.

Nurul, yang merupakan warga Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, yang saat itu duduk tepat di belakang kursi sopir, mengaku sudah merasakan firasat buruk. 

Posisi duduknya membuat ia melihat jelas bagaimana bus melaju ugal-ugalan dan nekat mengambil jalur kanan (ngeblong) di tengah kondisi jalan yang sedang mengantre di tikungan dekat Jembatan Paron.

"Dari arah Surabaya udah tin-tin (klakson) terus. Kayak ngeblong. Dia itu enggak mau ada orang yang lewat di sebelahnya, kayak langsung penginnya tuh pengen cepat gitu lho Pak. Mau mengambil marka yang kanan, bukan yang sebelah kiri," lanjut Nurul dengan suara yang masih bergetar.

Keajaiban pun berpihak pada Nurul dan putri kecilnya yang masih berusia 5 tahun, Queen. Meski sempat terjebak di dalam bus yang terbalik ke dalam sungai, sang anak berhasil dievakuasi oleh warga sekitar dalam kondisi selamat tanpa luka berarti. 

Nurul sendiri hanya mengalami luka beset ringan di bagian tangan dan kaki. "Iya Pak, makanya anak saya ini (Queen) diselamatkan orang Pak, ya Allah. Alhamdulillah sudah diperiksa juga (oleh tim medis) dan enggak apa-apa," pungkas Nurul penuh syukur sembari memeluk erat buah hatinya.

Saat ini, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Nganjuk masih melakukan evakuasi terhadap bangkai bus dan truk fuso yang terlibat, serta mendalami penyebab pasti kecelakaan maut yang diduga kuat akibat kelalaian sopir bus tersebut.

Editor : SRTVRedaksi