Nganjuk Geger.! Pengantin Baru Jadi Korban Pembacokan OTK di Desa Sonobekel 

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di Dusun Sekar Putih, Desa Sonobekel, Tanjunganom. (Dito, SRTV)
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di Dusun Sekar Putih, Desa Sonobekel, Tanjunganom. (Dito, SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Tragis menimpa Dela Margareta Puspita Ningrum (20), seorang perempuan muda asal Dusun Grogolan, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. Ia menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) di area jalan persawahan Dusun Sekarputih desa setempat pada Kamis malam (11/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. 

Akibat serangan senjata tajam tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan kiri.

"Iya korbannya warga saya. Namanya Dela, baru menikah. Saat saya datang ke lokasi, korban sudah dibawa ke rumah sakit dan prosesnya sudah ditangani kepolisian," ujar Kepala Desa (Kades) Sonobekel, Sentot Rudi Prasetiono, saat dikonfirmasi mengenai kondisi warganya.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung bergerak cepat memberikan pertolongan setelah mendengar teriakan. Korban yang sempat terkapar bersimbah darah dievakuasi sementara ke teras rumah warga sebelum akhirnya dilarikan ke IGD RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Kades Sentot mengaku baru menerima laporan sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Ada warga yang melihat dua sepeda motor menuju arah lokasi. Selang beberapa menit terdengar teriakan perempuan. Ketika warga datang, korban sudah berdarah dan kemudian ditolong," terang Sentot menjabarkan kronologi awal berdasarkan kesaksian warga di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, motif di balik aksi kekerasan ini masih menjadi teka-teki besar. Pihak pemerintah desa maupun warga setempat tidak ingin berspekulasi mengenai apakah korban dibuntuti atau memiliki hubungan tertentu dengan pelaku.

"Kalau soal pelaku siapa, apakah kenal korban atau tidak, kami tidak ingin berspekulasi karena semuanya masih dalam penyidikan polisi," imbuh Sentot

Menariknya, aksi kejam ini diduga kuat bukan didasari oleh motif perampokan atau pembegalan. Pasalnya, sepeda motor Honda Beat berwarna biru putih milik korban ditemukan utuh di lokasi kejadian dan tidak ada barang berharga milik korban yang dilaporkan hilang. 

Saat ini, aparat kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas serta menangkap pelaku pembacokan misterius tersebut.

Editor : SRTVRedaksi