BLITAR, SRTV.CO.ID – Nasib apes menimpa Tuniatun (67), warga Dusun Tegalrejo, Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Rumah sekaligus bengkel usahanya ludes dilalap si jago merah pada Senin malam (27/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Diduga kuat, pemicu kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar yang menyambar kasur.
“Kerugian materi sekitar Rp 200 juta. Tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, Selasa (28/7/2026).
Insiden berawal ketika Tuniatun selesai mandi sekitar pukul 17.50 WIB dan menyalakan obat nyamuk bakar untuk mengusir serangga.
Tanpa disadari bahayanya, ia meletakkan obat nyamuk tersebut tepat di bawah kasur, lalu meninggalkannya untuk bersantai di ruang depan. Tak berselang lama, kepulan asap tebal mulai membumbung dari ruang tengah.
“Korban langsung mencari baju basah dan dilemparkan ke kasur yang terbakar. Ternyata api tak bisa dikuasai,” kata Aiptu Muheni menjelaskan upaya awal korban saat melihat kobaran api.
Hanya dalam hitungan detik, api kian membesar membakar kasur hingga menjalar cepat ke bagian atap bangunan.
Tuniatun yang panik langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar, yang kemudian dengan sigap meneruskan laporan tersebut ke perangkat desa dan pihak kepolisian.
“Sekitar dua jam, api berhasil dipadamkan,” ujar Aiptu Muheni menuturkan penanganan dari tim pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, seluruh isi rumah beserta sepeda motor yang terparkir di bagian bengkel tak terselamatkan.
Sejumlah barang berharga seperti perhiasan emas hingga sertifikat rumah ikut hangus menjadi abu.
Editor : SRTVRedaksi