Kick Off Hari Santri 2026, Ribuan Pelajar Ma’arif Lamongan Unjuk Kedisiplinan Lewat Jelajah Santri

Reporter : SRTVRedaksi
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-alun Lamongan. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 pelajar Ma’arif se-Kabupaten Lamongan. (Ist/SRTV)

LAMONGAN, SRTV.CO.ID – Suasana kemeriahan dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan (kick off) rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan.

Sebanyak 1.200 peserta berkumpul memadati Alun-alun Lamongan untuk mengikuti kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU yang diawali secara simbolis dengan pelepasan balon ke udara.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.200 peserta dari satuan pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Lamongan, yang akan menempuh rute penjelajahan sepanjang 3 hingga 4 kilometer dari Alun-alun Lamongan hingga berakhir di SD NU Lamongan

Para peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SD/MI hingga MTs/SMP dari 15 MWCNU se-Kabupaten Lamongan ini akan melintasi tiga pos utama. Perjalanan dimulai dari Pos 1 di Alun-alun Lamongan, berlanjut ke Pos 2 di Dinas Pendidikan Lamongan, dan berakhir di Pos 3 yang berlokasi di SD NU Lamongan.

"Masing-masing MWCNU mengirimkan delapan regu, terdiri dari empat regu tingkat SD/MI dan empat regu tingkat MTs/SMP. Jumlah peserta sekitar 1.200 orang. Setiap regu juga didampingi satu orang pendamping. Selain itu, masing-masing kecamatan memiliki satu Pimpinan Kontingen (Pinkon), sehingga ada 15 Pinkon dan sekitar 90 pendamping regu," jelas Ketua LP Ma’arif NU Lamongan, H. Ali Nurdin. Minggu (20/9/2026)

Ali Nurdin menambahkan bahwa Jelajah Santri ini menjadi momentum pembuka bagi seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh PCNU Lamongan. Kegiatan ini sekaligus mendukung pelaksanaan program kerja PCNU Lamongan untuk masa khidmat 2026–2030.

"Agenda ini merupakan kick off Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Lamongan. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun semangat, kedisiplinan, dan kebersamaan para santri," tambahnya.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Ketua PCNU Lamongan, Syahrul Munir (Gus Syahrul). Ia menilai kegiatan Jelajah Santri merupakan bagian vital dalam menghidupkan dan menyemarakkan syiar peringatan Hari Santri di wilayah Lamongan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada LP Ma’arif dengan kegiatan yang luar biasa ini. Ini disinergikan dengan kegiatan Hari Santri. Pagi ini pembukaan, kemudian nanti ada Cerdas Cermat Aswaja dan lomba membaca Kitab Qanun Asasi," terang Gus Syahrul.

Ia menjelaskan, lomba membaca Kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama menjadi salah satu agenda utama yang sarat makna. Hal ini sejalan dengan arahan kepengurusan PBNU untuk mengajak seluruh warga Nahdliyin kembali memahami serta mengamalkan fondasi dasar organisasi NU tersebut.

"Ketum PBNU kita yang terbaru membawa misi bagaimana kita kembali kepada Qanun Asasi. Maka di momentum Hari Santri ini kita adakan lomba membaca Kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama," ungkap Gus Syahrul.

Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan, melainkan mampu memperkuat karakter santri, memupuk rasa cinta tanah air dan NU, serta mempererat tali persaudaraan antar-pelajar Ma’arif di Kabupaten Lamongan.

"PCNU Lamongan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Ali Nurdin dan teman-teman semuanya yang telah menyukseskan kegiatan ini," pungkasnya.

Reporter : Ier 

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru