Sempat Hilang 5 Hari, Seorang Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Kertosono

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad lansia yang sempat dilaporkan hilang dan ditemukan meninggal dunia mengapung di aliran Sungai Brantas, Desa Kutorejo, Kertosono, Kabupaten Nganjuk. (Ist/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di aliran Sungai Brantas, Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Selasa (15/9/2026).

Korban diketahui berinisial AM (73), seorang buruh harian lepas yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Kamis (10/9/2026).

"Petugas menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat di Sungai Brantas Desa Kutorejo sekitar pukul 12.00 WIB," kata Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fadjar Kurniadhi.

Penemuan ini berawal saat seorang pekerja tambal jalan, RW (36), beristirahat di Jembatan Kertosono sekitar pukul 11.00 WIB dan melihat tubuh mengapung di sungai. Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kertosono.

"Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kertosono langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Nganjuk dan Bhabinkamtibmas setempat," jelas AKP Fadjar Kurniadhi.

Petugas kemudian mencocokkan kejadian dengan laporan orang hilang warga Kelurahan Banaran, Kertosono, lalu memanggil anak korban, DP, ke lokasi untuk memastikan identitas jasad.

"Setibanya di lokasi, pihak keluarga membenarkan bahwa jasad tersebut adalah AM berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan," ungkap AKP Fadjar Kurniadhi.

Korban ditemukan mengenakan kaos coklat bergambar Semar, kalung tasbih, serta gelang kecil tanpa celana. Tim olah TKP menyatakan jasad sepanjang 157 cm itu sudah membengkak dan kulitnya mengelupas, namun tidak ditemukan tanda kekerasan.

"Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kertosono untuk dilakukan visum luar," tutur AKP Fadjar Kurniadhi.

Pihak keluarga menolak otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang disaksikan perangkat desa dan tim medis.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru