5 Kebiasaan yang Bikin Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet Mati-Matian

Reporter : Inna Dewi Fatimah

SRTV.CO.ID - Mungkin Anda sudah menjalani diet ketat, mengurangi porsi makan, atau bahkan rajin berolahraga, tetapi berat badan tetap tak kunjung turun. Hal ini bisa jadi karena kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru menghambat proses penurunan berat badan. Berikut adalah lima kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang sehingga berat badan susah turun meski sudah diet mati-matian.

1. Kurang Tidur
Tidur yang cukup sangat penting dalam proses penurunan berat badan. Saat tubuh kurang istirahat, hormon ghrelin (yang meningkatkan nafsu makan) meningkat, sementara hormon leptin (yang mengontrol rasa kenyang) menurun. Akibatnya, Anda lebih mudah lapar dan sulit mengontrol asupan makanan. Tidur kurang dari 7–8 jam setiap malam juga meningkatkan keinginan untuk makanan tinggi kalori dan lemak. Jadi, pastikan tubuh mendapat tidur yang cukup agar diet Anda lebih efektif.

2. Terlalu Banyak Konsumsi Minuman Manis atau Rendah Kalori
Minuman manis atau bahkan yang rendah kalori kerap menjadi penghambat penurunan berat badan. Banyak yang tidak menyadari bahwa minuman rendah kalori seringkali mengandung pemanis buatan yang tetap bisa memicu kenaikan berat badan. Selain itu, minuman berenergi, soda, dan kopi dengan tambahan gula juga menyumbang kalori tinggi yang tidak terasa. Pilih air putih atau teh tanpa pemanis sebagai alternatif untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa tambahan kalori.

3. Terlalu Sering Makan Camilan ‘Sehat’
Mengonsumsi camilan sehat seperti granola, kacang-kacangan, atau snack bar memang tidak salah, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, kalori dari camilan sehat ini dapat bertambah banyak. Camilan yang dianggap sehat tetap mengandung kalori dan lemak yang tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Batasi camilan dan perhatikan porsi untuk memastikan asupan kalori tidak berlebihan.

4. Stres yang Tidak Terkelola
Stres berlebihan dapat menghambat penurunan berat badan karena memicu hormon kortisol yang meningkatkan nafsu makan, khususnya terhadap makanan tinggi lemak dan gula. Saat stres, tubuh juga cenderung menyimpan lemak, terutama di area perut. Kelola stres dengan cara-cara yang sehat seperti meditasi, yoga, atau aktivitas fisik ringan, sehingga tubuh bisa lebih rileks dan mendukung proses penurunan berat badan.

5. Makan Terlalu Cepat
Makan terlalu cepat menyebabkan tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak, sehingga cenderung makan lebih banyak. Saat makan, usahakan untuk mengunyah pelan dan menikmati setiap suapan. Makan perlahan dapat membantu tubuh mengenali kapan sudah merasa kenyang, sehingga Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori dan mendukung penurunan berat badan.

Dengan memperbaiki kebiasaan-kebiasaan di atas, proses diet Anda akan menjadi lebih efektif dan berat badan pun lebih mudah turun. Tetap konsisten dan fokus pada pola hidup sehat agar hasil yang diinginkan segera tercapai.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru