JEMBER, SRTV.CO.ID - Jemaah haji asal Jember mengaku terbantu layanan Makkah Route pada musim haji 2026. Program fast track itu membuat proses keberangkatan hingga kedatangan terasa lebih praktis dan cepat.
Mohamad Fariq, jemaah Kloter 93 Embarkasi Surabaya, menilai pemeriksaan imigrasi di Indonesia memudahkan perjalanan. Setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak lagi mengantre panjang pemeriksaan paspor.
“Layanan Makkah Route sangat efisien menghemat waktu. Kami juga bisa langsung menuju Makkah tanpa menunggu lama di bandara,” ujar Fariq di Bandara King Muhammad Bin Abdul Aziz Jeddah, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Fariq, pelayanan petugas haji juga membuat jemaah merasa nyaman sejak tiba di Arab Saudi. Kondisi itu membantu mengurangi kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang dari Indonesia.
“Perjalanan memang melelahkan, tetapi saat disambut petugas haji kami langsung merasa senang,” katanya.
Program Makkah Route sendiri merupakan layanan pemeriksaan dokumen dan imigrasi Arab Saudi yang dilakukan di bandara keberangkatan Indonesia. Seluruh proses selesai sebelum pesawat mendarat di Jeddah atau Madinah.
“Begitu sampai, kami bisa langsung melanjutkan perjalanan tanpa antre berjam-jam. Ini sangat membantu,” ucap Fariq.
Pada musim haji 2026, layanan fast track diterapkan di empat embarkasi utama, yakni Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. Bandara Juanda Surabaya tercatat melayani lebih dari 44 ribu jemaah.
Pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi terus mengoptimalkan program tersebut. Makkah Route diprioritaskan membantu jemaah lansia, disabilitas, dan kelompok rentan agar perjalanan lebih nyaman serta efisien.
Editor : SRTVRedaksi