Curiga Warganya Hilang, Perangkat Desa Kaloran Temukan Gatot Sudah Jadi Mayat Tertimbun Gedebog Pisang

Joko Hari Karyono, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kaloran saat berada di lokasi kejadian penemuan gundukan tanah yang menyembunyikan jasad korban di pekarangan rumah (Zaki/SRTV)
Joko Hari Karyono, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kaloran saat berada di lokasi kejadian penemuan gundukan tanah yang menyembunyikan jasad korban di pekarangan rumah (Zaki/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk digegerkan desas-desus misterius yang menyelimuti satu keluarga tertutup di wilayah mereka.

Kecurigaan yang semula hanya berupa kasak-kusuk tetangga mengenai pertengkaran keluarga dan hilangnya seorang warga bernama Gatot, kini bermuara pada penemuan tragis sebuah gundukan tanah baru di pekarangan rumah korban.

"Begitu ditemukan warga gundukan itu, mau dibongkar saya larang. Di atasnya ada genteng tanah liat, urukan atas, bawahnya gedebog (pisang), bawahnya genteng ditata itu. Terus ada kelihatan kayak kain gitu," ungkap Joko Hari Karyono, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kaloran, Rabu (15/7/2026).

Kecurigaan warga sebenarnya sudah memuncak sejak beberapa hari terakhir karena keluarga korban dikenal sangat tertutup dari interaksi sosial lingkungan sekitar.

Situasi semakin janggal saat sempat terdengar kabar adanya pertengkaran di dalam rumah tersebut, namun warga sekitar tidak ada yang berani melerai.

Informasi mengenai keberadaan Gatot pun sempat simpang siur, mulai dari kabar akan dilaporkan ke Polsek namun batal, hingga klaim bahwa korban berada di Jombang lalu mendadak berpindah ke Malang.

"Tetangga curiga karena kok ada gaduh. Kemudian, terus saya berpikir, kalau Pak Gatot itu enggak mungkin hilang. Orang sehat normal, cuma sakit," jelas Joko menirukan kecurigaan yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Untuk menjawab rasa penasaran yang kian membuncah, Joko selaku perangkat desa bersama lima orang warga akhirnya memutuskan mendatangi rumah tersebut secara langsung.

Di sana, mereka hanya mendapati adik ipar dari Gatot yang mengaku sedang menumpang tidur.

Dengan persetujuan yang bersangkutan, warga sempat memeriksa area dalam rumah namun tidak menemukan tanda-tanda aneh, hingga pandangan mereka beralih ke area pekarangan samping rumah yang rimbun dan menemukan gundukan tak lazim tersebut.

"Itu katanya warga sini, tapi saya enggak ikut masuk. Katanya ada (bercak darah) di dekat kamar mandi. Terus di pekarangan ini dicek. Yang saya pikirkan terjadi sesuatu enggak diketahui orang, gitu lho," pungkas Joko menerangkan temuan bercak darah yang sempat beredar di kalangan warga.

Kasus penemuan jasad di balik gundukan tanah berselimut gedebog pisang ini kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian untuk mengungkap motif dan dalang di balik kematian korban.

Editor : SRTVRedaksi