NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kebahagiaan dan rasa bangga mendalam menyelimuti Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk. Ketua DPC, Marhaen Jumadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengukuhan almarhumah Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.
Bagi Marhaen Jumadi yang juga menjabat sebagai Bupati Nganjuk penetapan ini bukan sekadar penghargaan kenegaraan biasa, melainkan sebuah kebanggaan luar biasa karena Marsinah lahir, tumbuh, dan berjuang sepenuhnya dari dan untuk kaum Marhaen.
Sebutan bagi kaum wong cilik atau rakyat kecil yang selalu menjadi pusat perjuangan.
Kebahagiaan itu kian lengkap dengan dipilihnya Nganjuk sebagai lokasi strategis kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026), yang meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah, sekaligus meluncurkan operasional 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk membangkitkan ekonomi akar rumput.
"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas dijadikannya Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Beliau adalah putri terbaik yang berasal dari kaum Marhaen, kaum wong cilik yang perjuangannya selalu melekat pada nasib rakyat banyak," tegas Kang Marhaen sapaan akrabnya.
Menurut Kang Marhaen, sosok Marsinah adalah representasi nyata dari semangat juang yang tak pernah padam dari lapisan masyarakat terbawah.
Keberaniannya bersuara, memperjuangkan hak, dan mempertahankan kebenaran meski berisiko tinggi, menjadikannya ikon abadi bahwa rakyat kecil pun memiliki kekuatan besar untuk mengubah sejarah.
Di mata PDI Perjuangan Nganjuk, gelar Pahlawan Nasional yang disandang Marsinah sekaligus menjadi bukti sahih bahwa negara sangat menghargai setiap pengorbanan, sekecil apa pun latar belakang sosial seseorang, selama ia berbakti dan berjuang demi keadilan bagi sesama.
"Kehadirannya di puncak sejarah bangsa adalah kemenangan besar bagi seluruh kaum Marhaen. Marsinah membuktikan bahwa wong cilik pun mampu meninggalkan jejak emas bagi bangsa dan negara," tambahnya.
Selain merayakan sejarah, momen kunjungan Presiden Prabowo ke Nganjuk juga menjadi sorotan istimewa bagi Kang Marhaen. Ia menyambut hangat dan mengapresiasi langkah Presiden yang memilih kabupaten ini sebagai lokasi peresmian operasional lebih dari seribu koperasi desa.
Program KDKMP ini dinilai sangat sejalan dengan semangat perjuangan membela rakyat kecil, di mana tujuannya adalah menumbuhkan geliat ekonomi, memutus rantai perantara, dan menyejahterakan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
Pemilihan lokasi ini, menurutnya, adalah bentuk kepercayaan sekaligus perhatian khusus pemerintah pusat terhadap potensi dan peran strategis Nganjuk dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.
"Kami menyambut hangat kedatangan Bapak Presiden Prabowo. Terima kasih telah memilih Nganjuk untuk meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih ini. Langkah ini sangat tepat sasaran, karena intinya adalah menumbuhkan geliat ekonomi di tingkat bawah, di tengah-tengah rakyat kecil," tutur Kang Marhaen.
Bagi Kang Marhaen rangkaian acara bersejarah hari itu menyatukan dua kekuatan besar, sejarah perjuangan yang diwakili sosok Marsinah, dan masa depan kesejahteraan yang dibangun lewat koperasi desa.
Keduanya memiliki satu benang merah yang sama, yaitu berpihak pada rakyat. Ia berharap, semangat keberanian Marsinah akan terus menginspirasi,
Sementara kehadiran KDMP akan menjadi wadah nyata yang mengangkat derajat ekonomi masyarakat Nganjuk. Sebagai bagian dari elemen pendukung pembangunan.
PDI Perjuangan Nganjuk pun berkomitmen untuk ikut menjaga dan menyukseskan langkah-langkah strategis ini demi kemajuan dan kesejahteraan wong cilik.
Editor : SRTVRedaksi