NGANJUK,SRTV.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Baron menggelar kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi tokoh masyarakat dan pemuda se-wilayah, pada malam hari. Kegiatan ini bertujuan menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta memperkokoh keutuhan bangsa di tengah keberagaman. Kedatangan Bupati Nganjuk dalam kegiatan tersebut disambut langsung oleh Camat Baron, Gunawan Wibisono. Selasa (30/6/2026)
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk menegaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar hafalan, melainkan pandangan hidup yang harus dijalankan sehari-hari.
“Wawasan kebangsaan bukanlah sekadar hapalan teori atau wacana di atas kertas. Ini adalah konsepsi cara pandang yang dilandasi kesadaran diri sebagai warga negara dari suatu bangsa yang besar. Wawasan kebangsaan adalah kompas moral kita dalam menjaga keberagaman, mencegah perpecahan, dan mendukung ketahanan nasional di tengah arus globalisasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama derasnya arus informasi yang memiliki dampak ganda bagi masyarakat.
“Nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus senantiasa kita rawat dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dampak kemajuan teknologi informasi pada saat ini menjadikan masyarakat dengan mudah mendapat berbagai informasi, baik informasi yang bisa memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air atau bahkan informasi yang justru membuat orang menjadi intoleran, radikalisme bahkan mengarah pada terorisme lantaran terkikisnya nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memahami makna persatuan dan mampu menjadi penggerak positif di lingkungannya masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, saya sangat berharap para peserta dapat mengambil esensi penting mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan. Jadikan momen ini sebagai ruang untuk mempertebal semangat nasionalisme, agar kita semua dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, daerah, dan negara,” tambah Bupati.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa Kecamatan Baron memiliki 11 desa dengan jumlah penduduk mencapai 56.540 jiwa, sehingga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas wilayah.
“Kecamatan Baron yang terdiri atas 11 desa dan jumlah penduduk sebesar 56.540 jiwa sangat berpotensi terhadap ancaman gangguan ideologi serta disharmonisasi di masyarakat. Oleh sebab itu keberadaan kita semua diharapkan bisa menjadi agen pemersatu masyarakat dan bisa memberikan informasi mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa bencana dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangannya secara dini,” jelasnya.
Di akhir sambutan, Bupati mengingatkan akan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak yang akan berlangsung awal tahun 2027 mendatang.
“Awal tahun 2027 seluruh desa di wilayah Kecamatan Baron akan menyelenggarakan hajat besar yaitu pemilihan kepala desa serentak. Oleh sebab itu, mari kita ciptakan bersama-sama situasi dan kondisi yang aman dan kondusif, sehingga pelaksanaan Pilkades serentak nanti bisa berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali,” pungkasnya.
Editor : SRTVRedaksi