Lolos dari Maut, Nama Masuk Manifes KMP Putri Yasmin, Ayu Selamat Usai Ubah Jadwal Kapal

Tim SAR Gabungan saat memantau perairan Selat Lombok dalam operasi pencarian korban terbakarnya KMP Putri Yasmin. (Istimewa/ SRTV)
Tim SAR Gabungan saat memantau perairan Selat Lombok dalam operasi pencarian korban terbakarnya KMP Putri Yasmin. (Istimewa/ SRTV)

LOMBOK, SRTV.CO.ID — Keajaiban menghampiri salah satu penumpang yang sempat terdaftar dalam tragedi terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Jumlah korban hilang yang semula tercatat lima orang, kini berkurang menjadi empat orang setelah satu nama dipastikan selamat karena tidak pernah naik ke atas kapal tersebut.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi kabar lega tersebut dalam konferensi pers pada Jumat sore.

"Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, saudari Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain," jelas Hariyadi. Jumat (14/8/2026)

Korban selamat yang dimaksud adalah I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram, yang kini telah berkumpul kembali bersama keluarganya dalam kondisi aman.

Dengan terungkapnya fakta keberadaan Ayu, fokus Tim SAR gabungan kini tertuju penuh pada empat korban WNI lainnya yang masih dinyatakan hilang.

"Pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi untuk memfokuskan pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan," tambah Hariyadi.

Berikut adalah rincian identitas empat korban yang masih dalam proses pencarian:

1. Yasir Arafat (37) Mataram

2. Selvina Rambu Mayi (28) — Sumba

3. I Made Sutarjana (55) — Denpasar

4. Slamet Yulianto (41) — Denpasar

Operasi penyisiran akan kembali dimaksimalkan dengan mengerahkan armada udara dan laut untuk menyisir titik-titik krusial di Selat Lombok.

Editor : SRTVRedaksi