JOMBANG, SRTV.CO.ID – Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor Honda Vario terjadi di Jalan Raya Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa adu moncong tersebut merenggut satu korban jiwa di tempat kejadian perkara (TKP), sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis secara intensif.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan adanya insiden maut yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Kwaron, Kecamatan Diwek," ujar Ipda M Nurul Iman saat memberikan keterangan resmi. Senin (28/9/2026)
Insiden berdarah ini bermula ketika sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 3225 OCF yang dikendarai AL (39), warga Kecamatan Ngoro, berboncengan dengan DN (26), melaju dari arah timur menuju barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga memaksakan diri mendahului kendaraan di depannya tanpa mempertimbangkan situasi arus lalu lintas dari arah berlawanan.
"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kendaraan Honda Vario S 3225 OCF yang berjalan dari arah timur ke barat diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas saat hendak mendahului kendaraan di depannya," paparnya.
Akibat manuver mendahului yang terbilang nekad tersebut, benturan hebat tak terelakkan saat dari arah barat menuju timur melaju Honda Vario bernopol S 4687 OCS yang dikendarai oleh GAP (23), pemuda asal Kecamatan Diwek, Jombang.
Benturan keras antar muka (moncong) kendaraan ini mengakibatkan pengendara tewas seketika akibat luka berat yang dideritanya.
"Pengendara sepeda motor Honda Vario S 4687 OCS inisial GAP mengalami luka dan meninggal di TKP," ungkapnya secara tegas.
Sementara itu, pengendara Honda Vario S 3225 OCF yakni AL beserta penumpangnya DN mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.
Kedua korban luka langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke RSUD Kabupaten Jombang guna mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
Terkait langkah kepolisian pascakejadian, Ipda M Nurul Iman menegaskan bahwa jajarannya masih terus mendalami kasus ini.
"Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab pasti kecelakaan tersebut," pungkasnya.
Editor : SRTVRedaksi