Libur Sekolah, Belasan Ribu Penumpang Padati Stasiun Kertosono, Surabaya Jadi Rute Favorit

Belasan ribu penumpang lokal dan jarak jauh naik-turun di stasiun ini dengan tujuan favorit Surabaya, Jogjakarta, dan Bandung (Jamal/SRTV)
Belasan ribu penumpang lokal dan jarak jauh naik-turun di stasiun ini dengan tujuan favorit Surabaya, Jogjakarta, dan Bandung (Jamal/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Musim libur sekolah tahun ini membawa dampak signifikan terhadap lonjakan volume penumpang di Stasiun Kertosono, Nganjuk.

Terhitung sejak 20 Juni 2026 lalu, belasan ribu penumpang kereta api tercatat aktif melakukan perjalanan, baik yang berangkat maupun yang tiba melalui salah satu stasiun percabangan tersibuk di Jawa Timur ini.

Kepala Stasiun Kertosono, Nurkolis mengatakan, selama musim libur sekolah ini, pihaknya mencatat ada 5.800 penumpang kereta api jarak jauh dan 13.371 penumpang kereta api lokal yang naik dari Stasiun Kertosono.

Di sisi lain, arus kedatangan juga tidak kalah sengit. Pada periode yang sama, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Kertosono berkisar 5.446 orang untuk kereta api jarak jauh dan 12.678 orang untuk pengguna kereta api lokal.

Tingginya antusiasme masyarakat ini membuat suasana stasiun selalu hidup setiap harinya. Rata-rata harian penumpang menunjukkan grafik yang konsisten di angka seribuan untuk masing-masing layanan kereta.

Nurkolis mengatakan, dalam seharinya, setidaknya ada 1.100 penumpang kereta api lokal dan 950 penumpang kereta api jarak jauh yang naik dari Stasiun Kertosono. Berdasarkan data pergerakan harian tersebut, kepadatan penumpang yang naik dan turun dikelola dengan baik oleh petugas stasiun agar tetap aman dan kondusif.

"Rata-rata penumpang naik di stasiun Kertosono itu untuk kelas jauh sendiri 950 penumpang, untuk yang turun sekitar 850 penumpang rata-rata hariannya," kata Nurkolis.

"Sedangkan untuk KA Lokal, KA Lokal hariannya untuk yang naik sekitat 1.100 penumpang, untuk yang turun 1.000 penumpang," lanjutnya.

Mengenai tren perjalanan, wilayah barat Jawa masih menjadi magnet utama bagi para pelancong jarak jauh yang berangkat dari Nganjuk. Sementara untuk perjalanan jarak pendek, kota metropolitan tetangga tetap menjadi tujuan utama yang paling diburu untuk mengisi waktu liburan.

"tujuan yang paling banyak untuk KA jarak jauh Jogja dan juga ke Bandung. Untuk yang kereta api lokal yang paling banyak tujuan ke Surabaya," ujar Nurkolis.

Guna mengantisipasi lonjakan yang terus terjadi, pihak PT KAI telah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari penambahan kapasitas angkut hingga program promo menarik. Salah satu langkah konkretnya adalah pemberian tambahan gerbong untuk Kereta Api Malabar.

Selain itu, ada diskon tiket kereta api kelas ekonomi komersial jarak jauh sebesar 30 persen yang berlaku mulai 20 Juni hingga 4 Juli 2026.

Kabar baik lainnya bagi para pencinta kereta api, pilihan rute kini semakin luas. Nurkolis juga mengatakan bahwa saat ini terdapat satu kereta api baru, yakni KA Sangkuriang relasi Ketapang - Bandung yang telah resmi beroperasi sejak 1 Mei 2026 lalu untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat.

Editor : SRTVRedaksi