NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan oleh warga Dusun Bukur, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Rumah yang dulunya memprihatinkan kini telah berubah menjadi hunian yang kokoh dan sangat layak huni melalui program Karya Bhakti Swadaya Satuan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sebelum tersentuh program rehabilitasi, kondisi rumah warga tersebut sangat memprihatinkan. Dindingnya hanya terbuat dari anyaman bambu dan triplek bekas, serta masih beralaskan tanah. Kondisi ini memicu perhatian khusus dari jajaran TNI Kodim 0810/Nganjuk.
Melihat realita tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., bersama dengan perangkat desa setempat sempat turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi awal rumah sebelum direhab. Tak butuh waktu lama setelah kunjungan tersebut, proses bedah rumah pun segera dikebut secara swadaya.
Kini, rumah tersebut telah rampung 100 persen. Wajah kusam dinding bambu telah berganti menjadi bangunan yang bersih, kokoh, dan sehat.
Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., kembali menyambangi lokasi untuk melakukan peninjauan akhir sekaligus menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada pemiliknya.
"Program Karya Bhakti RTLH ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga kita yang tinggal di rumah yang tidak layak. Semoga rumah baru ini membawa berkah, kenyamanan, dan meningkatkan taraf kesehatan keluarga yang menempatinya," ujar Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti di sela-sela penyerahan kunci.
Program bedah rumah ini bukanlah yang pertama. Hingga saat ini, Kodim 0810/Nganjuk tercatat telah berhasil membangun sebanyak 95 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Nganjuk. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan swadaya masyarakat diharapkan terus berlanjut demi mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga Nganjuk.
Editor : SRTVRedaksi