BMK57 Jember Resmi Bangkit, Siapkan Program AKSI untuk Dorong Potensi Generasi Muda

Penyerahan kepemimpinan BMK57 (angga Juli)
Penyerahan kepemimpinan BMK57 (angga Juli)

JEMBER,SRTV.CO.ID – Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK57) Kabupaten Jember resmi kembali aktif setelah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Sabtu, 16 Maret 2026. Agenda tersebut menjadi penanda kebangkitan organisasi kepemudaan yang berada di bawah naungan Partai Golkar itu setelah sempat vakum dalam waktu cukup lama.

Ketua BMK57 Jawa Timur, Ade Muhammad Rizky, menyebut pelaksanaan Musda sekaligus terpilihnya ketua baru di Jember menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali peran organisasi di daerah.

Menurut Ade, keberadaan BMK57 di Jember sebelumnya sempat tidak aktif selama beberapa tahun. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru mampu menjadikan organisasi tersebut sebagai ruang kreatif bagi kalangan muda untuk berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Karena memang BMK57 di Jember sempat mati lama, dan kini terpilih ketua baru. Harapannya ini menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk bisa berkarya dan bermanfaat untuk masyarakat,” kata Ade.

Ia juga menegaskan bahwa pengurus baru harus segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Langkah itu dinilai penting agar BMK57 dapat memperkuat basis kader sekaligus bersinergi dengan agenda politik Partai Golkar di Kabupaten Jember.

Ade berharap ketua terpilih mampu mengorganisir anggota sampai level bawah dan membangun kolaborasi yang selaras dengan target Partai Golkar untuk meningkatkan perolehan suara pada momentum politik mendatang.

Sementara itu, Ketua BMK57 Jember terpilih, Ramadhitya Wicaksana, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan arah gerak organisasi melalui konsep program bertajuk AKSI.

Rama menjelaskan, AKSI merupakan singkatan dari Akademik, Karya, Seni, dan Ekonomi. Program tersebut disusun sebagai langkah strategis untuk mendorong pemberdayaan generasi muda di Jember melalui berbagai sektor pengembangan diri.

“Program kami telah disiapkan dalam skema AKSI. Yang mana ini kepanjangan dari Akademik, Karya, Seni dan Ekonomi,” ujarnya.

Menurut Rama, pendekatan awal organisasi akan difokuskan pada bidang akademik dan kesenian. Ia menilai dua sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter serta meningkatkan kepedulian sosial generasi muda.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan memiliki peran besar dalam membangun pola pikir anak muda agar lebih kritis dan bijak dalam menentukan pilihan, termasuk dalam kehidupan sosial maupun politik.

“Mengapa fokus pada akademik, karena ini dorongan yang nyata dalam membangun pola pikir mereka, sehingga jika pendidikannya baik maka akan menjadi pemilih yang baik,” tegasnya.

Selain menyiapkan program internal organisasi, Rama juga mengajak generasi muda di Kabupaten Jember untuk saling mendukung dan terlibat aktif dalam kegiatan kepemudaan bersama BMK57.

Ia berharap kehadiran BMK57 dapat menjadi ruang kolaborasi bagi anak muda untuk berkembang, berkarya, serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

Editor : SRTVRedaksi