Malapetaka Bekasi Timur, Taksi Mogok, Argo Bromo Hantam KRL, 14 Nyawa Melayang, Puluhan Luka

Petugas melakukan evakuasi korban di lokasi kecelakaan maut Stasiun Bekasi Timur
Petugas melakukan evakuasi korban di lokasi kecelakaan maut Stasiun Bekasi Timur

BEKASI, SRTV.CO.ID – Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan maut di kawasan Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Hingga Selasa (28/4/ 2026), data terbaru mencatat bahwa tragedi ini mengakibatkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Jumlah korban jiwa ini terus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang menangani musibah tersebut.

“Kejadian ini bermula sekitar pukul 20.50 WIB ketika sebuah taksi listrik Green SM mogok atau terjebak di perlintasan sebidang. Tak lama kemudian, pukul 20.55 WIB, KRL Commuter Line rute Cikarang-Jakarta tidak sempat mengerem dan menabrak taksi tersebut,” ujar Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan kronologi awal kejadian.

Kecelakaan beruntun ini terjadi pada Senin malam, (27/4/2026) sekitar pukul 20.57 WIB. Insiden yang bermula dari taksi listrik yang terjebak di rel tersebut, berakhir dengan benturan hebat yang menghancurkan bagian belakang rangkaian kereta.

“Pukul 20.57 WIB, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang di jalur yang sama, menghantam bagian belakang rangkaian KRL yang sedang berhenti tersebut. Benturan ini sangat keras dan menyebabkan kerusakan parah,” tambahnya.

Akibat tabrakan pertama dengan taksi, rangkaian KRL terpaksa berhenti dalam posisi darurat tepat di atas jalur rel. Namun, musibah yang lebih besar tak terelakkan terjadi hanya dua menit kemudian saat kereta jarak jauh datang dari arah belakang.

Saat ini, Tim evakuasi bersama dengan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) telah diterjunkan langsung ke lokasi. Mereka melakukan penyelidikan mendalam terkait sistem persinyalan, prosedur keselamatan, serta faktor-faktor lain yang kemungkinan menjadi penyebab mengapa tabrakan beruntun ini bisa terjadi.

Masyarakat diminta untuk memantau perkembangan evakuasi serta informasi perubahan jadwal dan rute perjalanan melalui akun resmi KAI Daop 1 Jakarta.

Editor : SRTVRedaksi