NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur demi mendongkrak konektivitas dan pelayanan publik.
Komitmen nyata ini ditunjukkan lewat langkah strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk yang melakukan audiensi langsung sekaligus menyerahkan usulan program pembangunan jalan daerah ke Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Jakarta.
Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Onny Supriyono, memaparkan potret riil kondisi jalan kabupaten.
"Kami sampaikan blak-blakan mengenai kebutuhan penanganan infrastruktur mendesak yang masih memerlukan sokongan dana dari pemerintah pusat." Ungkap Mas Handy sapaan akrab Wabup, Kamis (11/6/2026)
Berdasarkan data resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, total panjang jalan yang menjadi kewenangan kabupaten saat ini mencapai sekitar 1.475 kilometer. Hingga tahun 2025, tingkat kemantapan jalan di Nganjuk telah menyentuh angka 73,51 persen.
"Di Nganjuk ini masih ada sekitar 390 kilometer jalan yang memerlukan penanganan intensif agar bisa memberikan akses mobilitas yang jauh lebih aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat." Kata Mas Handy
Mas Handy menegaskan, infrastruktur jalan tangguh adalah urat nadi utama dalam memicu pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi hasil bumi, mempermudah akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga memikat para investor.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui berbagai program dan skema pendanaan agar pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Nganjuk dapat berjalan lebih optimal dan merata," tandas Mas Handy.
Lewat proposal yang diajukan ke kementerian, Pemkab Nganjuk membidik dukungan anggaran tambahan untuk mempercepat perbaikan di empat ruas jalan krusial.
Keempat jalan ini dinilai memegang peran vital sebagai penghubung antarwilayah sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi warga, di antaranya:
Ruas Ngujung – Lengkong (Kecamatan Lengkong). Diusulkan dengan spesifikasi panjang mencapai 4.442 meter dan lebar 6 meter.
Ruas Ngasem – Munung (Kecamatan Jatikalen) Diusulkan dengan spesifikasi panjang mencapai 5.710 meter dan lebar 6 meter.
Ruas Jetis – Watudandang (Penghubung Kecamatan Tanjunganom dan Prambon) Diusulkan dengan spesifikasi panjang mencapai 5.407 meter dan lebar 7 meter.
Dan Ruas Watudandang – Gondanglegi (Kecamatan Prambon) Diusulkan dengan spesifikasi panjang mencapai 8.427 meter dan lebar 7 meter.
Aksi jemput bola ke Jakarta ini menjadi bukti sahih keseriusan jajaran Pemkab Nganjuk dalam memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan mendasar masyarakat di tingkat tapak.
"Jalinan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, proyeksi pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Nganjuk diharapkan melompat lebih berkualitas." Harap Mas Handy
Langkah ini diyakini akan memperkokoh konektivitas wilayah sekaligus memuluskan visi besar mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Editor : SRTVRedaksi