Cinta Ditolak Sajam Bertindak, Begitu Motif Pembacokan Pengantin Baru di Sonobekel Nganjuk 

Tempat kejadian perkara di area persawahan Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel, tempat korban menjadi sasaran pembacokan. (SRTV)
Tempat kejadian perkara di area persawahan Dusun Sekarputih, Desa Sonobekel, tempat korban menjadi sasaran pembacokan. (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Tragis menimpa Dela Margareta Puspita Ningrum (20), seorang perempuan muda asal Dusun Grogolan, Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom. 

Ia menjadi korban pembacokan brutal oleh seorang pria berinisial RG, warga Dusun Mukuh, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom pada Kamis (11/6/2026). Motif aksi nekat ini disinyalir kuat karena pelaku tidak terima cintanya ditolak oleh korban.

"Pelaku naik pitam lantaran cintanya bertepuk sebelah tangan," ungkap Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebenarnya baru saja melangsungkan pernikahan dan berstatus sebagai pengantin baru. 

Diduga karena tidak rela melihat sang pujaan hati bersanding di pelaminan dengan pria lain, RG langsung gelap mata dan tega menganiaya korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam.

"Untuk saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Nganjuk," tambah AKP Fadjar mengenai status hukum terkini dari tersangka RG usai ditangkap di wilayah Jabon Mojokerto.

Akibat serangan senjata tajam tersebut, Dela harus mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan kirinya. 

Hingga berita ini diturunkan, korban dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat cedera parah yang dideritanyam

Editor : SRTVRedaksi