NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus memperkuat manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemetaan kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT). Kegiatan ini dilaksanakan pada 21–22 April 2026 di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, diikuti oleh 355 peserta dari berbagai perangkat daerah.
"Pelaksanaan Kompetensi ini bertujuan untuk mengukur secara objektif kemampuan dan potensi ASN, sekaligus memastikan penempatan pegawai sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Dengan demikian, diharapkan kinerja organisasi dapat semakin optimal dan selaras dengan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang." ujar Kepala Kantor Regional II BKN, Soni Sultana.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi individu, tetapi juga menjadi landasan strategis dalam pengembangan karier, pengelolaan talenta, hingga penyusunan kebijakan berbasis data. Melalui hasil asesmen yang komprehensif, pemerintah daerah dapat merancang program peningkatan kapasitas yang lebih tepat sasaran, sesuai prinsip the right man on the right place.
"Penerapan sistem merit yang konsisten akan mendorong terciptanya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan upaya reformasi birokrasi yang menempatkan kompetensi sebagai faktor utama dalam manajemen ASN," ungkap Soni Sultana.
Melalui langkah ini, Pemkab Nganjuk menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas, serta pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
"Nantinya, hasil dari pemetaan kompetensi ini akan terintegrasi dalam berbagai sistem manajemen ASN seperti ProASN, MyASN, dan SIMATA, guna mendukung pengelolaan SDM aparatur yang lebih modern dan berbasis data." Pungkas Soni Sultana
Editor : SRTVRedaksi