NGANJUK, SRTV CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus bergerak cepat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah strategis ini dibuktikan oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi (Kang Marhaen), dengan menggelar kunjungan kerja dan audiensi langsung ke Markas Komando Kodaeral V Surabaya demi membangun kolaborasi lintas sektor yang lebih solid.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi program pendampingan Komunitas Ketahanan Pangan yang berfokus pada dua komoditas unggulan Nganjuk, yakni bawang merah dan kedelai.
“Sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah,” ungkap Kang Marhaen, Jumat (5/6/2026), merujuk pada data bahwa sektor ini menyumbang hingga 27 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Nganjuk.
Kerja sama yang erat antara Pemkab Nganjuk dan TNI AL diakui telah membawa dampak nyata di lapangan.
Salah satu bukti konkretnya adalah keberhasilan panen raya di Mojorembun yang sukses memikat perhatian nasional hingga mendapat apresiasi khusus dari Menteri Pangan.
Kang Marhaen optimistis bahwa pola kolaborasi ini adalah cetak biru yang tepat untuk masa depan agraria daerah.
“Sinergi ini membuktikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan komoditas, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun ekosistem pertanian yang kuat dari hulu hingga hilir bersama seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Menariknya, geliat pertanian di Nganjuk kini tidak lagi didominasi oleh wajah-wajah lama. Pertemuan tersebut juga mengungkap tren positif di mana generasi muda Nganjuk mulai berbondong-bondong turun ke sawah membawa inovasi baru.
Pendekatan modern dan berorientasi bisnis yang mereka terapkan berhasil melahirkan generasi agripreneur baru yang siap menjawab tantangan zaman.
Agenda strategis ini disambut hangat oleh Komandan Kodaeral V Surabaya, Laksamana Muda TNI Ali Triswanto, bersama Wakil Komandan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi. Guna memastikan program berjalan selaras.
Kang Marhaen juga memboyong Asisten Perekonomian dan Pembangunan Judi Ernanto, Kepala Dinas Pertanian Ida Shobihatin, serta 26 perwakilan Himpunan Petani Kedelai dan Bawang Merah Kabupaten Nganjuk.
Editor : SRTVRedaksi