Sinyal Keras KPK! Pasca OTT Bupati, Wilayah Sekitar Tulungagung Diintip Ketat

Asep Guntur Rahayu, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK
Asep Guntur Rahayu, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK

TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID – Sinyal Keras KPK! Pasca OTT Bupati, Wilayah Sekitar Tulungagung Diintip Ketat. Kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, ternyata tidak berhenti di satu titik saja. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas cakupan pengawasan dan pendalaman ke kabupaten-kabupaten sekitar, termasuk Kabupaten Blitar, yang dinilai berpotensi memiliki pola serupa.

"Untuk kabupaten-kabupaten di sekitar Tulungagung, terima kasih. Perlu kami melakukan pengawasan dan pendalaman karena tentunya ada potensi-potensi tindak pidana korupsi," tulis Asep Guntur Rahayu, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK yang viral di berbagai platform medis sosial.

Pernyataan tegas ini menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kebijakan di daerah tetangga. KPK menegaskan, langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada celah atau modus operandi yang sama yang terulang di wilayah yang memiliki keterkaitan administratif maupun geografis.

Langkah ini juga menjadi pesan moral agar kepala daerah segera melakukan introspeksi. Di tengah kondisi fiskal negara yang menuntut efisiensi, pengelolaan anggaran daerah harus benar-benar transparan dan dikembalikan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

"Di tengah efisiensi fiskal negara, setiap rupiah APBD harus kembali ke rakyat, bukan masuk ke kantong pribadi," tegasnya.

KPK berharap, peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh daerah di Jawa Timur untuk segera "bersihkan diri". Pemeriksaan dan pendalaman akan dilakukan secara menyeluruh dan tuntas demi memulihkan kerugian negara serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Editor : SRTVRedaksi