Polsek Warujayeng Gelar Edukasi Anti Bullying dan Tertib Lalu Lintas di SD Pomosda Nganjuk

Jajaran Polsek Warujayeng saat memberikan penyuluhan interaktif mengenai pencegahan bullying dan keselamatan berlalu lintas kepada para siswa SD Pomosda Nganjuk (Mr Boni/SRTV)
Jajaran Polsek Warujayeng saat memberikan penyuluhan interaktif mengenai pencegahan bullying dan keselamatan berlalu lintas kepada para siswa SD Pomosda Nganjuk (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Jajaran Polsek Warujayeng, Polres Nganjuk, melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan perundungan (bullying) serta keselamatan berlalu lintas di SD Pomosda, Jalan Wachid Hasyim No. 304 Tanjung, Kelurahan Tanjunganom, Kecamatan Tanjunganom, pada Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan membangun karakter siswa sejak dini.

"Pendekatan edukatif kepada anak-anak merupakan langkah penting dalam membangun karakter sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh dalam lingkungan yang saling menghargai, penuh empati, serta memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan," ujar Waka Polsek Warujayeng, AKP Syukur, didampingi Aipda Agung selaku Ps Panit Lantas.

Dalam pemaparannya, pihak kepolisian menekankan bahwa perlindungan terhadap anak di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan membangun sikap saling menghormati, termasuk dalam membiasakan tertib berlalu lintas sejak dini," tambah AKP Syukur.

Selain memberikan penyuluhan mengenai bahaya bullying, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi Polri untuk mendekatkan diri kepada dunia pendidikan sebagai sahabat anak.

"Kami ingin kehadiran Polri di sekolah dapat dirasakan secara positif, sebagai sahabat anak yang memberikan pendampingan, edukasi, dan motivasi agar mereka terhindar dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," lanjutnya.

Materi yang dikemas secara interaktif dan komunikatif berhasil menarik perhatian serta antusiasme para siswa SD Pomosda selama acara berlangsung.

"Melalui dialog dan contoh sederhana, kami mengajak siswa untuk saling menghargai, berani berbicara jika mengalami hal yang tidak menyenangkan, serta mulai membiasakan diri mematuhi aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari," jelas Aipda Agung.

Pihak sekolah menyambut positif inisiatif kepolisian tersebut dan berharap program pembinaan karakter serta keselamatan berlalu lintas ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi kebaikan para siswa di masa mendatang.

Editor : SRTVRedaksi