Imigrasi Blitar Jemput Bola lewat PASPORIA, Urus Paspor Kini Bisa Sambil Olahraga di CFD Tulungagung

Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar saat melayani proses wawancara dan konsultasi keimigrasian bagi warga di CFD Tulungagung melalui program PASPORIA. (Aziz/SRTV)
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar saat melayani proses wawancara dan konsultasi keimigrasian bagi warga di CFD Tulungagung melalui program PASPORIA. (Aziz/SRTV)

TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menghadirkan inovasi layanan PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Tulungagung pada Minggu (20/9/2026)

Sebanyak 15 pemohon memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan proses pengambilan foto dan wawancara tanpa perlu mengganggu jam kerja reguler mereka.

"Melalui PASPORIA, kami berupaya memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki kesibukan pada hari kerja," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto.

Layanan ini dirancang sebagai solusi praktis bagi warga yang sulit meluangkan waktu di hari kerja. Kehadiran petugas di tengah ruang publik menjadi bukti komitmen imigrasi dalam menghadirkan pelayanan yang adaptif dan inklusif.

"Inovasi ini sekaligus menjadi sarana edukasi dan konsultasi keimigrasian secara langsung di ruang publik," tambah Aditya Nursanto.

Selain melayani pembuatan paspor, petugas juga membuka ruang diskusi mengenai prosedur penanganan paspor rusak atau hilang serta sosialisasi berbagai layanan digital keimigrasian. Pendekatan jemput bola ini mendapat respons positif dari warga yang memanfaatkan momen CFD untuk berkonsultasi.

"Melalui PASPORIA, Imigrasi Blitar memperkuat implementasi semangat 'Imigrasi untuk Rakyat' dengan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat," jelas Aditya Nursanto.

Kegiatan ini membuktikan bahwa transformasi pelayanan publik tidak hanya bertumpu pada sistem digitalisasi, tetapi juga hadir nyata di tengah interaksi warga pada waktu dan lokasi yang strategis.

Editor : SRTVRedaksi