Wujudkan Mobilitas Inklusif, SMPN 1 Tanjunganom Jadi Titik Pembahasan Angkutan Sekolah Gratis Nganjuk

Program Angkutan Sekolah Gratis di SMPN 1 Tanjunganom untuk mewujudkan transportasi pelajar yang aman dan inklusif (Mr Boni/SRTV)
Program Angkutan Sekolah Gratis di SMPN 1 Tanjunganom untuk mewujudkan transportasi pelajar yang aman dan inklusif (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk terus mematangkan rancangan perluasan program Angkutan Sekolah Gratis.

Program strategis ini digodok guna mewujudkan mobilitas pelajar yang aman, inklusif, dan ramah anak, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan siswa serta meringankan beban ekonomi orang tua.

"Rancangan operasional ini difokuskan pada perluasan jangkauan armada agar seluruh siswa di Kabupaten Nganjuk dapat menikmati akses transportasi yang aman dan ramah anak. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Nganjuk dalam penganggaran daerah untuk mewujudkan mobilitas pelajar yang selamat," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk, Suharono, Senin (7/9/2026)

Agenda yang berlangsung di SMPN 1 Tanjunganom tersebut menjadi salah satu titik fokus pemetaan kebutuhan armada dan jalur angkutan sekolah bagi para siswa di kawasan Tanjunganom dan sekitarnya.

"Kami dari pihak sekolah sangat menyambut baik dan mendukung penuh program Angkutan Sekolah Gratis ini. Kehadiran angkutan ini menjadi solusi nyata bagi orang tua murid dan menjamin keselamatan anak-anak kami saat berangkat maupun pulang sekolah," ungkap Kepala SMPN 1 Tanjunganom, H. Ponco Yuliono.

Sektor legislatif menegaskan komitmen penuhnya untuk mengawal keberlangsungan dan perluasan program ini agar anggaran daerah benar-benar teralokasi untuk kesejahteraan masyarakat.

"DPRD Kabupaten Nganjuk, khususnya Fraksi PDI Perjuangan, berkomitmen penuh mendukung penganggaran program ini. Keselamatan dan akses pendidikan anak-anak kita adalah prioritas utama yang harus dijamin oleh pemerintah daerah," tegas Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk Fraksi PDI Perjuangan, Syahrul.

Selain dukungan anggaran, aspek keamanan dan ketertiban lalu lintas di jalan raya juga menjadi perhatian utama jajaran kepolisian demi menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar bawah umur.

"Kami dari Polsek Warujayeng siap mendukung penuh pengamanan serta ketertiban lalu lintas di jalur-jalur yang dilalui angkutan sekolah ini. Program ini sangat efektif mengurangi penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa di bawah umur yang rentan mengalami kecelakaan," tutur Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaidi.

Diharapkan melalui sinergi antara Dishub, DPRD, pihak sekolah, dan aparat kepolisian, program Angkutan Sekolah Gratis dapat segera beroperasi secara optimal di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

Editor : SRTVRedaksi