NGANJUK, SRTV.CO.ID – Usaha penyulingan daun cengkeh di Dusun Sugihan, Desa Duren, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (5/9/2026) sore hingga malam, ludes terbakar.
Peristiwa naas ini terjadi ketika lokasi penyulingan ditinggalkan oleh pekerja dan pemiliknya usai memproses bahan baku atau saat proses produksi.
"Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.55 WIB, saat lokasi penyulingan sudah dalam kondisi kosong karena ditinggal pulang oleh pekerja maupun pemiliknya," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari.
Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan beserta peralatan produksi yang ada di dalamnya.
Musibah ini menimpa usaha milik Dwi Prihatmojo, warga setempat yang menggantungkan mata pencahariannya dari bisnis pengolahan minyak cengkeh tersebut.
"Menindaklanjuti laporan warga, kami langsung mengerahkan 2 unit kendaraan pemadam kebakaran yang berasal dari Mako Damkarmat dan Pos Bantu Pace menuju lokasi kejadian," terang Imam Ashari.
Petugas pemadam yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pembasahan secara masif agar kobaran api tidak makin meluas ke area permukiman sekitar.
Proses pemadaman berlangsung cukup intensif mengingat bahan-bahan di lokasi penyulingan yang mudah terbakar.
"Proses pemadaman serta pendinginan akhirnya selesai sepenuhnya pada pukul 21.00 WIB setelah petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam di lapangan," ujar Imam Ashari.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material yang dialami pemilik usaha tergolong cukup besar.
Seluruh fasilitas serta hasil olahan penyulingan yang terbakar ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Berdasarkan hasil pendataan dan kaji cepat di lokasi, total kerugian yang dialami oleh pemilik penyulingan, Dwi Prihatmojo, diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 150 juta," pungkas Imam Ashari
Editor : SRTVRedaksi