Getarkan Bumi Barik Lewat Shalawat, Hj Ruminah Gaungkan Persatuan dan Harapan Baru untuk Desa Betet

Hj Ruminah bersama Supriyadi (Mbah Carik) berdampingan dengan para tokoh masyarakat dan ribuan warga pada HUT ke-3 Mushola Al-Ikhlas di Dusun Barik, Betet, Ngronggot (Mr Boni/SRTV)
Hj Ruminah bersama Supriyadi (Mbah Carik) berdampingan dengan para tokoh masyarakat dan ribuan warga pada HUT ke-3 Mushola Al-Ikhlas di Dusun Barik, Betet, Ngronggot (Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Gema selawat membahana di Dusun Barik, Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Minggu (9/8/2026) malam.

Ribuan warga tumplek blek memadati halaman rumah Supriyadi (Mbah Carik) untuk menghadiri haul ke 3 pendirian Mushola Al-Ikhlas sekaligus menggelar doa bersama demi kemajuan dan kedamaian Desa Betet.

Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan tersebut, Hj Ruminah bersama sang suami, Supriyadi, menyapa hangat seluruh jemaah yang hadir. 

Hj Ruminah menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas antusiasme warga yang hadir berselawat bersama, sementara Supriyadi menegaskan pentingnya momentum ini sebagai penguat persaudaraan.

"Malam ini kita berkumpul bukan hanya memperingati haul pendirian atau HUT Mushola Al-Ikhlas, tetapi juga untuk memanjatkan doa bersama agar Desa Betet selalu dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan persatuan." Ungkap Hj Ruminah

"Saya memohon doa restu dari seluruh warga agar niat baik saya untuk melayani dan membawa Desa Betet lebih sejahtera di masa depan dapat terwujud," imbuhnya di sela-sela acara.

Cahaya lampu panggung berpadu indah dengan lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Gus Bahru serta diselingi hiburan dari pelawak Komet Cs. 

Suasana kian solid dengan kehadiran seluruh ketua RT dan RW se-Desa Betet yang tampil kompak mengenakan seragam batik corak putih sebagai bentuk dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu Mbah Carik Supriyadi menambahkan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat harus dijadikan kekayaan sosial yang dirawat bersama, bukan pemisah. 

Menurutnya, momentum HUT ke-3 Mushola Al-Ikhlas ini menjadi titik refleksi penting bagi perjalanan desa ke depan.

"Semoga kita selalu diingatkan bahwa apa yang telah berlalu hendaknya dijadikan pelajaran, mari kita rapatkan kembali. Melalui sholawat dan doa malam ini, kita jernihkan hati, eratkan persaudaraan, dan berjalan bersama menuju Desa Betet yang lebih baik di masa depan," tegas Supriyadi.

Acara yang berlangsung hingga larut malam ini ditutup dengan doa bersama. Kehangatan serta kekompakan jemaah dari berbagai kalangan menjadi cerminan bahwa nilai keagamaan dan gotong royong masih menjadi benteng utama masyarakat Desa Betet dalam menjaga harmoni desa.

Editor : SRTVRedaksi