NGANJUK, SRTV.CO.ID – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pokja Nganjuk menggelar tasyakuran peringatan HUT Ke-28 IJTI pada Minggu (9/8/2026).
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh anggota IJTI Pokja Nganjuk, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nganjuk, serta sejumlah tokoh masyarakat dan insan pers daerah.
Ketua IJTI Pokja Nganjuk, Sofian Hanafi, menegaskan bahwa momentum HUT Ke-28 ini menjadi ajang refleksi penting bagi insan pers televisi.
"Usia ke-28 ini bukan sekadar angka, melainkan penanda bahwa wadah profesi kita dituntut untuk semakin dewasa, matang, dan tangguh dalam merawat kemerdekaan pers serta menjaga kedaulatan informasi nasional," ujar Sofian dalam sambutannya.
Memasuki era keterbukaan informasi, IJTI Pokja Nganjuk terus mendorong para anggotanya untuk meningkatkan kompetensi dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap karya jurnalistik yang dihasilkan tetap independen, berimbang, dan mengedukasi masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi jurnalisme sebagai kontrol sosial.
Selain menjaga independensi pers, Sofian juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Nganjuk, terutama terkait akses informasi bagi publik.
"Mari kita jadikan momentum HUT ke-28 ini untuk menyalakan kembali semangat profesionalisme. Jadilah penjelas di tengah kesimpangsiuran dan pembawa kesejukan bagi masyarakat Nganjuk," ajaknya.
Rangkaian peringatan HUT Ke-28 IJTI di Nganjuk sendiri telah dimulai sejak 2 Agustus 2026 melalui aksi bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Pemkab Nganjuk.
Acara kemudian ditutup pada hari puncak dengan penyerahan hadiah lomba, santunan anak yatim dan dhuafa, pembagian bantuan kacamata, serta tradisi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur..
Editor : SRTVRedaksi